Makan Bergizi Gratis
Kepala SPPG Cibadak Lebak Buka Suara soal Dapur MBG Tercampur Limbah Air Bekas Cucian Tempat Makanan
Kepala SPPG Cibadak Asem 1 buka suara soal makan bergizi gratis di Kecamatan Cibadak, Lebak yang diduga tercampur air limbah bekas cuci piring.
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Haris
Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibadak Asem 1, Didin Falahudin buka suara, soal makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, diduga tercampur air limbah bekas cuci makanan.
Sebagaimana diketahui, dapur tempat pengolahan program MBG di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, diduga tercampur air limbah bekas cuci makanan.
Akibatnya, makanan yang akan dikonsumsi penerima tersebut berbau asam.
Baca juga: Dapur MBG di Lebak Diduga Tercampur Limbah Air Bekas Cucian Tempat Makanan, Sekolah Ngeluh Bau Asam
Peristiwa itu sempat viral di media sosial (medsos).
Didin mengaku bahwa, pihaknya sudah membuat laporan klarifikasi terkait persoalan tersebut.
"Secara resmi, kami sudah membuat laporan klarifikasi hal tersebut," ujarnya dalam keterangan tertulis kepada TribunBanten.com, Sabtu (27/9/2025).
Tak hanya itu, pihaknya juga akan segera mengkomunikasikan kepada koordinir wilayah (Korwil), soal MBG yang viral di medsos.
"Akan saya komunikasikan kepada Korwil, mengenai keinginan bapak," katanya.
Pada saat ditanya, kepada siapa laporan klarifikasi tersebut disampaikan?
Didin tidak memberikan jawaban.
Sebelumnya, diberitakan, sekolah yang menerima paket MBG dari satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) tersebut, yakni SMP Negeri 3 Cibadak dan SD Negeri 1 Asem mengeluhkan terkait makan yang mereka terima.
Kedua sekolah itu pun melaporkan makanan tersebut kepada pihak pengelola, Kamis (25/9/2025).
Namun, dalam sebuah videos tersebut terdengar suara laki-laki mengatakan 'banjir Pak haji, iye yeh nubahaya mah (ini nih yang bahaya mah'.
Berdasarkan informasi yang diterima TribunBanten.com, Sabtu (27/9/2025), bahwa nama SPPG itu Cibadak Asem 1.
Baca juga: Usai Temui Raja Willem-Ratu Maxima, Presiden Prabowo Bawa Pulang 30 Ribu Benda Bersejarah Indonesia
Baca juga: Angka Kasus HIV di Kabupaten Serang Capai 115, Mayoritas Akibat Seks Sesama Laki-laki
Yayasan atas nama, Sohibul Muslimin.
Kepala satuan pelayanan pemenuhan gizi (KaSPPG), Didin Falahudin.
TribunBanten.com juga masih berupaya untuk mengkonfirmasi pihak sekolah SMP Negeri 3 Cibadak dan sekolah SD Negeri 1 Asem yang melaporkan keluhan tersebut.
| 5 SPPG di Kota Serang Disetop Sementara Gegara Belum Kantongi IPAL, SLHS dan Tempat Mess |
|
|---|
| BGN Tutup 14 Dapur SPPG di Pandeglang Banten Karena Tak Miliki IPAL dan SLHS |
|
|---|
| Terungkap! Tidak Semua Ahli Gizi SPPG Program MBG di Kota Serang Lulusan Gizi |
|
|---|
| Menu MBG di SD Malnu Menes Pandeglang Diprotes Wali Murid : Rotinya Berjamur, Menunya Tak Masuk Akal |
|
|---|
| KSPPG Pandeglang Harus Tegas Tolak Menu MBG Tak Sesuai Standar, Iing: Kalau Tak Sesuai Jangan di Acc |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Dapur-MBG-Lebak-kotor.jpg)