Kumala Kepung Disdik Lebak, Anak Putus Sekolah dan Dugaan Kebocoran Dana BOS Disorot
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kumala perwakilan Rangkasbitung menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Disdik Lebak, Selasa (5/5/2026)
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana BOS harus menjadi perhatian serius.
"Berdasarkan kondisi tersebut, kami Kumala Rangkasbitung mendesak kepada Pemkab Lebak, agar segera melakukan langkah konkret terhadap persoalan yang terjadi," tegasnya.
Menanggapi aksi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lebak, Doddy Irawan, menyambut baik atas masukan yang telah disampaikan oleh para mahasiswa tersebut.
"Temen-temen ikut mengawal, bagaimana kemudian mimpi-mimpi pendidikan di Lebak bisa terealisasikan," katanya.
Ia menyebut, angka anak putus sekolah di Lebak kurang lebih hampir 26 ribu.
"Tapi sudah ada beberapa persoalan yang sudah kita petakan, salah satunya adalah persoalan identitas siswa," katanya.
Terkait sekolah rusak, Doddy mengaku bahwa pihaknya sudah berikhtiar memperbaiki sekolah rusak yang ada di Lebak.
"Mereka berdasarkan kasus yang ditemukan, tapi kita sudah berikhtiar melakukan perbaikan dari anggaran daerah. Dan kita juga mendapat bantuan dari pemerintah pusat," pungkasnya.
| Mimbar Bebas Kumala: Tuding Bupati Lebak Arogan Diduga Lempar Kepala OPD dengan Asbak |
|
|---|
| Bupati dan Wabup Lebak Dinyatakan Hilang saat Didemo Mahasiswa |
|
|---|
| Ratusan Mahasiswa Beri Rapor Merah Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lebak |
|
|---|
| Pendidikan Kunci Putus Kemiskinan, DPRD Minta Pemkab Pandeglang Serius Atasi Anak Tidak Sekolah |
|
|---|
| Belia Hasbi Jayabaya Dukung Program ‘Ruang Aman’ Inisiasi Kumala untuk Cegah Kekerasan Seksual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/DEMO-HARI-INI-Puluhan-mahasiswa-ya.jpg)