Cuaca Ekstrem! Enam Rumah Warga di Pandeglang Ambruk Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang menyebabkan enam rumah warga di tiga kecamatan Kabupaten Pandeglang roboh.

|
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
Dok Pribadi
RUMAH ROBOH - Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang menyebabkan enam rumah warga di tiga kecamatan Kabupaten Pandeglang roboh. 
Ringkasan Berita:
  • Enam rumah warga roboh akibat hujan dan angin kencang di Kabupaten Pandeglang.
  • Tiga kecamatan terdampak: Saketi, Kaduhejo, dan Picung.
  • BPBD-PK mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi bencana lanjutan.

 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Misbahudin

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Sebanyak enam rumah di tiga kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, roboh akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu (17/12/2025).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang, rumah roboh tersebut tersebar di tiga kecamatan.

Di Kecamatan Saketi, tepatnya di Desa Sodong, dua rumah warga roboh di Kampung Tarikolot dan Kampung Ganjur.

Baca juga: Dua Minggu Tak Melaut, Nelayan Pandeglang Terancam Kehilangan Penghasilan

Kemudian di Kecamatan Kaduhejo, rumah roboh terjadi di Kampung Gorogek, Desa Cempaka, serta Kampung Kayuambon, Desa Sukasari.

Sementara di Kecamatan Picung, rumah roboh berada di Kampung Babakan Tereup, Desa Kadupandak, dan Kampung Supapalas, Desa Ciherang.

Sekretaris BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana, mengatakan keenam rumah tersebut roboh akibat cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang.

“Enam rumah milik warga roboh akibat angin kencang yang disertai hujan,” ujar Nana dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/12/2025).

Ia menambahkan, kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Pandeglang saat ini masih didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Hujan ringan sampai sedang masih terjadi di wilayah Pandeglang,” katanya.

BPBD-PK Kabupaten Pandeglang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved