Kabar Gembira! Santri Ponpes Salafi di Pandeglang Bakal Terima Makan Bergizi Gratis
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukaratu, Pandeglang, akan mendistribusikan MBG kepada santri pondok pesantren salafi yang ada di Pandeglang.
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukaratu di Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, akan mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada santri pondok pesantren salafi yang ada di Pandeglang.
Demikian disampaikan langsung oleh mitra SPPG Sukaratu, Mulyadi.
"Jadi dapur kita ini khusus untuk pondok pesantren salafi kita. Tapi kalau ada sekolah yang belum menerima MBG tentu kita distribusikan juga," ujarnya saat ditemui di dapurnya, Selasa (27/1/2026).
Anggota DPRD Pandeglang dari fraksi PKB itu mengatakan, dapur yang dikelolanya bisa mendistribusikan MBG untuk para santri sebanyak 6.000 orang.
"Kalau salafi ini mau 6.000 ribu juga bisa. Kita berjalan dari sini ke sana saja, sudah ketemu 2.500 lebih santri," katanya.
Menurutnya, sejauh ini para santri di Pandeglang belum menerima MBG.
Sebab kata dia, terdapat beberapa hambatan dalam menjalankan skema ini, di antaranya yaitu banyak pesantren belum memiliki education management informasi system (EMIS) dari Kementerian Agama (Kemenag).
"Mereka berharap dapat distribusi MBG, tapi ternyata belum ada. Mudah-mudahan pondok pesantren agar segera memiliki EMIS," pungkasnya.
Baca juga: Wakil Ketua MBG Banten Perdana Resmikan Dapur SPPG Ekosistem di Pandeglang
Wakil Ketua Satgas MBG Banten, Komarudin, meresmikan SPPG Sukaratu ekosistem
Sebelumnya, Wakil Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Banten, Komarudin, meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukaratu di Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Selasa (27/1/2026).
Dapur ini disebut sebagai dapur ekosistem yang melibatkan para petani lokal untuk menghasilkan sumber bahan baku.
Wakil Ketua MBG Provinsi Banten, Komarudin mengatakan, keberadaan SPPG ekosistem yang saat ini diresmikan merupakan perdana ada di Banten.
"Ya termasuk yang perdana, dan belum ada di semua SPPG. Karena SPPG lain masih mikir orientasi SPPG bagaimana. Mereka belum konsen soal ekosistem pemenuhan kebutuhannya," katanya saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, SPPG seharusnya menyiapkan ekosistem pemenuhan kebutuhan bahan pokok yang bersumber dari lokal.
Nantinya, bahan pokok yang dihasilkan tidak hanya diserap oleh SPPG mitra saja, namun termasuk juga dapur SPPG lainya.
| Polda Banten Siapkan 76 SPPG di Tanah Jawara, 38 Titik Sudah Beroperasi |
|
|---|
| Guru MTs di Pandeglang Diduga Dipukul Relawan MBG, Ini Penjelasan Terduga Pelaku |
|
|---|
| Sudah 200 Dapur MBG Beroperasi di Serang, Wabup Najib Soroti Wilayah Pinggiran yang Belum Terjangkau |
|
|---|
| Guru MTs di Pandeglang Diduga Dianiaya Relawan MBG, Dipukul dan Diancam Dibunuh |
|
|---|
| SPPG Carenang-Pamanuk Serang Pastikan Makanan MBG Aman, Bersih, dan Bergizi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/itra-SPPG-Sukaratu-sekaligus-anggota-DPRD-Pandeglang-dari-fraksi-PKB-Mulyadi.jpg)