Breaking News:

Kasus Sekeluarga Tewas di Balaraja Tangerang, Ini Kesimpulan Polisi

Adapun autopsi Robi menunjukkan luka di leher akibat gantung diri. Bercak sperma juga ditemui pada diri pelaku.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Kapolresta Tangerang, Kombes Ade Ary Syam saat di lokasi kejadian di di Kampung Sukamantri RT 02 / RW 09 Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Jumat (12/6/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Polresta Tangerang berhasil mengungkap kasus sekeluarga yang tewas di RT 02/09 Kampung Sukamantri, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Dalam peristiwa tersebut seorang ayah ditemukan tewas gantung diri. Kemudian remaja tewas dengan leher terikat tali dan balita ditemukan tewas di dalam tong berisikan air.

Dari hasil autopsi diketahui bahwa remaja bernama Nicky (14) tewas akibat cekikan di leher dan Gibran (3) meninggal akibat ditenggelamkan ke dalam tong.

Hasil autopsi tersebut membuktikan bahwa Robi sebelum gantung diri membunuh kedua anaknya.

"Perkembangan terbaru dari hasil autopsi bahwa ayahnya memang membunuh dua anaknya itu," ujar Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam saat dijumpai Warta Kota di lokasi kejadian, Jumat (12/6/2020).

Menurut Ade, kesimpulan itu muncul lantaran hasil autopsi tersebut ditemukan luka cekik pada leher Nicky. Akibat cekikan itu, remaja 14 tahun ini tidak bisa bernapas dan kemudian meninggal.

Setelah itu, Robi memasukkan anaknya yang berusia 3 tahun ke dalam drum. Hasil autopsi pada anak ini ada gelembung pada paru-parunya

Adapun autopsi Robi menunjukkan luka di leher akibat gantung diri. Bercak sperma juga ditemui pada diri pelaku.

"Kami menyimpulkan bahwa ayahnya ini yang membunuh kedua anaknya itu. Sebab kondisi rumah tertutup dan orang lain sulit untuk masuk," kata Ade.

Sebelumnya diberitakan ayah dan kedua anaknya ditemukan tewas pada Kamis (11/6/2020).

Halaman
12
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved