Breaking News:

Virus Corona di Banten

Wali Kota Serang Bolehkan Warganya Gelar Resepsi Pernikahan, Tapi Bisa Dibubarkan Pestanya

Wali Kota Serang Syafrudin meyakinkan Satpol PP bersama kepolisian dan tim Gugus Tugas akan melakukan pembubaran jika ada syarat tersebut dilanggar.

Beritajakarta.com
Ilustrasi pernikahan 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Meski tingkat penyebaran virus corona antar-wilayah masih tinggi, Wali Kota Serang Syafrudin memutuskan membolehkan warganya menggelar pesta resepsi pernikahan.

Syafrudin memberi syarat resepsi pernikahan digelar dengan mengkuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Hal ini disampaikan Syafruddin saat menghadiri simulasi tata cara pelaksanaan pernikahan di tengah New Normal bertempat di Kebun Kubil, kecamatan Cipocok, Serang, Banten, Kamis (9/7/2020).

Syafruddin menjelaskan, resepsi pernikahan saat pandemi Covid-19 digelar dengan tetap melaksanakan Peraturan Wali Kota Serang Nomor 18 Tahun 2020 tentang Penanganan Covid-19 di Tempat Keramaian dan Fasilitas Umum dalam Masa Transisi Pemberlakuan Tatanan Normal Baru di Wilayah Kota Serang.

"Dalam tatanan transisi era new normal saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang sudah mengizinkan resepsi pernikahan, baik di gedung maupun di rumah," kata Syafruddin di lokasi.

Sedang Covid-19, Wali Kota Serang: Jangan Banyak-banyak Anaknya!

Wali Kota Serang Syafrudin
Wali Kota Serang Syafrudin (Martin Ronaldo/Tribunners)

Syafruddin mengingatkan agar warga yang ingin menggelar resepsi pernikahan saat pandemi Covid-19 harus benar-benar melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penularan virus corona.

Di antaranya wajib mengenakan masker, menyediakan dan menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak dan lainnya.

Namun, syarat utama lainnya yang wajib dilaksanakan bagi warga yang ingin menggelar resepsi pernikahan saat pandemi Covid-19 adalah membatasi jumlah tamu yakni hanya 30 persen dari kapasitas atau daya tampung.

"Kalau kapasitas (gedung atau tenda,-red) 1.000 orang, jangan masuk semua, maksimal yang boleh masuk 300 orang. Jadi, harus bergantian dan bergiliran," kata Syafrudin.

"Misalnya dibagi waktu kedatangan untuk tamu, ada yang datang pagi, siang, sore dan malam," sambungnya.

Penjelasan Gubernur Banten Wahidin Halim Terkait PSBB Tangerang Raya Bakal Diperpanjang

 

Halaman
12
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved