Breaking News:

MRT Beroperasi Normal Saat PSBB di DKI Jakarta

MRT Jakarta beroperasi seperti biasa saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total kembali berlaku di DKI Jakarta mulai Senin, 14 September 2020.

(Tribunnews/JEPRIMA)
Petugas Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta saat berjaga di stasiun Blok M, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2020). PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan selang waktu keberangkatan antar kereta menjadi 30 menit sekali mulai Senin, 20 April 2020. Hal itu sebagai bagian dari dukungan penerapan pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Selain itu, tiga stasiun tidak akan beroperasi melayani penumpang diantaranya yaitu Stasiun Haji Nawi, Blok A, dan ASEAN. 

TRIBUNBANTEN, JAKARTA - Moda transportasi, Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta beroperasi seperti biasa saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total kembali berlaku di DKI Jakarta mulai Senin, 14 September 2020.

Pada hari ini, jam operasional MRT Jakarta tetap dimulai pukul 05.00 - 22.00 WIB.

Jarak kedatangan antarkereta alias headway juga tetap diberlakukan 5 menit pada jam sibuk, dan 10 menit di jam normal.

Hanya Empat Hari, 296 Ribu Penumpang Gunakan Transportasi Pesawat, Tertinggi Selama Masa Covid-19

Jurus Melindungi Diri dari Corona Saat Naik Transportasi Umum

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan kebijakan operasional tersebut untuk mendukung kegiatan esensial yang masih berjalan di ibu kota.

"MRT Jakarta beroperasi dari pukul 05.00 sampai dengan 22.00 WIB dengan jarak antarkereta 5 menit di jam sibuk dan 10 menit di jam normal," kata William dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Senin (14/9/2020).

Aktivitas Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta saat akan berhenti di stasiun Blok M, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2020). PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan selang waktu keberangkatan antar kereta menjadi 30 menit sekali mulai Senin, 20 April 2020. Hal itu sebagai bagian dari dukungan penerapan pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Selain itu, tiga stasiun tidak akan beroperasi melayani penumpang diantaranya yaitu Stasiun Haji Nawi, Blok A, dan ASEAN. Tribunnews/Jeprima
Aktivitas Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta saat akan berhenti di stasiun Blok M, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2020). PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan selang waktu keberangkatan antar kereta menjadi 30 menit sekali mulai Senin, 20 April 2020. Hal itu sebagai bagian dari dukungan penerapan pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Selain itu, tiga stasiun tidak akan beroperasi melayani penumpang diantaranya yaitu Stasiun Haji Nawi, Blok A, dan ASEAN. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Begitu pula soal aturan jumlah penumpang untuk setiap kereta.

Pada setiap kereta, jumlah penumpang dibatasi hanya 62 - 67 orang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 8 di www.prakerja.go.id Ditutup Siang Ini, Simak Langkahnya

Syekh Ali Jaber Ditusuk Saat Isi Pengajian di Lampung, Pisau Sampai Patah, Justru Kasihan

PT MRT Jakarta mengimbau masyarakat yang tetap berpergian menggunakan MRT untuk selalu disiplin protokol kesehatan.

Penggunaan diwajibkan menggunakan masker, hingga tidak berbicara baik satu atau dua arah selama di dalam kereta dan peron stasiun.

"PT MRT Jakarta (Perseroda) senantiasa mengimbau bagi masyarakat yang tetap harus berpergian menggunakan MRT Jakarta untuk dapat selalu disiplin protokol kesehatan," tuturnya.

Penulis: Danang Triatmojo

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PSBB Ketat di Jakarta, MRT Tetap Beroperasi Normal, Jumlah Penumpang Dibatasi, https://www.tribunnews.com/metropolitan/2020/09/14/psbb-ketat-di-jakarta-mrt-tetap-beroperasi-normal-jumlah-penumpang-dibatasi

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved