Perayaan HUT ke-60, Karang Taruna Harus Bantu Pemerintah Tanggulangi Corona
Tanggal 26 September dirayakan sebagai Hari Karang Taruna. Pada 2020 ini, Karang Taruna memperingati hari ulang tahun ke-60.
Sehingga, perayaan ulang tahun Karang Taruna ke-60 tahun ini mengusung tema “Berpadu dalam Keragaman, Berkarya dengan Kesetiakawanan”
Untuk diketahui, usia itu tidak angka semata, tetapi merefleksikan sejarah panjang perkembangan organisasi pemuda terbesar di Indonesia.
Berawal dari Kampung Melayu tahun 1960, Karang Taruna lahir sebagai respon atas mulai kompleksnya persoalan sosial khususnya di kalangan generasi muda.
• Selain Kopi, Ini Daftar Makanan dan Minuman yang Perlu Dihindari Agar Awet Muda
• Angka Perceraian di Serang Meningkat, Tertinggi Kedua di Wilayah Banten, Didominasi Pasangan Muda
Pada saat itu, pemanfaatan waktu luang yang kontra produktif menjadi akar penyebab bagi masalah sosial seperti kenakalan remaja.
Maka, dibentuklah Karang Taruna sebagai wadah bagi generasi muda menyalurkan energi dan kreativitasnya secara positif.
60 tahun berlalu, masalah sosial menjadi semakin kompleks.
Hal ini bukan berarti bahwa Karang Taruna gagal menjalankan peran dan fungsinya tetapi memang kehidupan terus mengalami perubahan.
Penduduk Indonesia semakin padat, persaingan semakin ketat, sehingga angka kemiskinan bertambah yang tentunya berakibat pada meningkatnya berbagai permasalahan sosial lainnya.
Di sisi lain, terjadi pula pergeseran norma sosial dan budaya dimana interaksi tatap muka berkurang, digantikan oleh kesibukan individu bekerja dan berinteraksi melalui gawai.
Bukan hal yang mudah untuk menarik generasi muda dari ‘sarangnya’ masing-masing untuk berkumpul, berdiskusi dan berkegiatan sosial bersama-sama. Tantangan itu semakin terasa sekarang di saat pandemi dimana interaksi fisik dibatasi, sementara masalah pengangguran dan kemiskinan semakin meningkat.
Apapun bentuknya, krisis merupakan sesuatu yang kerap terjadi dalam kehidupan manusia.
• Polisi Gerebek Toko di Kabupaten Tangerang, Lokasi Favorit Anak Muda
Justru inilah kesempatan untuk menempa ketangguhan diri. Karang Taruna sendiri sudah mengalami beberapa tahap perubahan mulai dari fase pencanangan, penumbuhan, pengembangan, penguatan, pemantapan, tantangan, hingga pencerahan.
Peralihan dari satu fase ke fase lain pasti melalui apa yang disebut dengan krisis, dan Karang Taruna sudah membuktikan kemampuannya melewati berbagai krisis tersebut.
Bahkan sekarang di fase pencerahanpun, sangat mungkin terjadi sub-sub fase hingga mencapai kondisi ideal yang dicita-citakan.
60 tahun eksistensi Karang Taruna membuktikan daya adaptasinya terhadap krisis.
Begitu pula sekarang dimana Karang Taruna sebagai unsur masyarakat membantu pemerintah menghadapi krisis akibat pandemi Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/karang-taruna.jpg)