Breaking News:

Diduga Depresi Usai Kena PHK, Pria Tak Dikenal Mengamuk di Ponpes

Pria berinisial S (30) mendadak mengamuk di Pondok Pesantren Al'istiqlalia, Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang.

Editor: Glery Lazuardi
Warta Kota
Unit Reskrim Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang, mengamankan seorang pria yang diduga mengalami depresi memaksa ingin bertemu Abuya Uci pada (26/9/2020) malam. Saat ini pelaku diketahui sejak beberapa Minggu belakang ini sedang mengalami depresi akibat terkena PHK dari perusahaan di mana tempatnya bekerja. 

TRIBUNBANTEN, KABUPATEN TANGERANG -  Pria berinisial S (30) mendadak mengamuk di Pondok Pesantren
Al'istiqlalia, Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu (26/9) sekira pukul 17.00 WIB saat pondok pesantren sedang
melaksanakan kegiatan.

S dilaporkan mengamuk saat diadang santri saat hendak bertemu dengan KH Uci
Turtusi kala itu.

Viral, Bupati Lebak Iti Octavia Ngamuk di Rapat Paripurna Terkait Kematian Didin Nurohmat

Pasien Corona Mengamuk, Mengejar dan Peluk Warga supaya Tertular, Begini Jadinya

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ari Syam Indradi mengatakan kalau S memang diduga depresi dan mendapatkan bisikan dari leluhur untuk disampaikan kepada KH. Uci Turtusi.

"Dari keterangan yang bersangkutan, dia mendapat bisikan dari leluhur dan harus disampaikan langsung pesan tersebut," jelas Ade kepada Tribun Minggu (27/9).

S kini sudah diamankan di Mapolsek Pasar Kemis karena menimbulkan kegaduhan dan sedang menjalani pemeriksaan mendalam. 

Lanjut Ade, berdasarkan keterangan istri pelaku, S memang sudah berperilaku aneh sejak dirinya menderita Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) imbas dari pandemi Covid-19.

"Penjelasan dari istri yang bersangkutan memang S berkelakuan aneh sejak di-PHK dari perusahaan jasa pengiriman barang," kata dia.

Pergoki Aksi Pencurian, Warga Kabupaten Tangerang Jadi Sasaran Pembacokan

Jalan Tol Kohod, Hubungkan Kabupaten Tangerang dengan Bandara Soekarno Hatta

Sementara, Kapolsek Pasar Kemis, AKP Fikri Ardiansyah menerangkan awalnya pelaku datang secara tiba-tiba saat pondok pesantren sedang melaksanakan pengajian.

Saat itu, S memaksa masuk untuk bertemu KH. Uci Kurtusi.

"Pelaku ingin masuk, namun dicegah oleh santri. Kemudian pelaku keluar dari lingkungan pondok pesantren dengan menggeber sepeda motor," ujar Fikri.

Kendati demikian, hal tersebut tidak menyurutkan niat S bertemu dengan KH. Uci Kurtusi.

Lantaran, S yang diduga depresi tersebut kembali menyambangi Pondok Pondok Pesantren Al'istiqlalia sekira pukul 19.00 WIB.

"Kali ini dia (S) masuk ingin bertemu KH. Uci namun, terlihat gelagat yang kurang baik, pelaku dibawa ke kantor sekretariat ponpes," jelas Fikri.

Saat mediasi di kantor sekretariat, S justru mengamuk dan tetap memaksa untuk bertemu KH. Uci.

Polisi Gerebek Toko di Kabupaten Tangerang, Lokasi Favorit Anak Muda

Langgar Aturan PSBB Tiga Panti Pijat di Kabupaten Tangerang Disegel

Keributan antara S dan santri Pondok Pesantren Al'istiqlalia pun tak terelakan lagi sehingga membuat anggota Polsek Pasar Kemis harus turun tangan.

"Pelaku yang diduga depresi tersebut mengamuk sehingga terjadi insiden keributan dengan santri yang ada di lokasi sekretariat ponpes," sambung Fikri.

Kini, menurutnya, S sudah diamankan di Mapolsek Pasar Kemis untuk dimintai keterangan mendalam soal kejadian yang meresahkan warga tersebut. (TribunNetwork/ega/wly)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved