Update Banjir di Lebak Banten, 1.817 Rumah Terendam dan Seorang Warga Masih Hilang

Update kondisi banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten hingga saat ini masih ada wilayah yang terdampak.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
Istimewa
ILUSTRASI - Banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di dua kecamatan di Kabupaten Lebak, Jumat (6/12/2019. 

TRIBUNBANTEN.COM - Update kondisi banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten hingga saat ini masih ada wilayah yang terdampak.

Dikutip dari situs Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), setidaknya masih ada 5 kecamatan di Kabupaten Lebak yang terdampak banjir.

Lima kecamatan yang masih dilanda banjir yakni Kecamatan Banjarsari, Rangkasbitung, Karanganyar, Cibadak dan Wanasalam.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daeah (BPBD) Kabupaten Lebak masih melakukan penanganan darurat banjir di wilayahnya. Penanganan difokuskan dalam evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar para warga yang mengungsi.

BPBD Kabupaten Lebak mencatat tujuh titik pengungsian.

Baca juga: 3 Keluarga Elit Politik Bertarung di Pilkada Tangsel, Ponakan Menteri Hingga Putri Wapres Bersaing

Baca juga: Faktor Cuaca dan Akses Masyarakat Jadi Perhatian KPU Banten untuk Bangun Tempat Pemungutan Suara

Lima pos pengungsian berada di Kecamatan Rangkasbitung, sedangkan masing-masing satu pos berada di Kecamatan Karanganyar dan Cipedang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Kebutuhan warga yang mendesak antara lain logistik permakanan termasuk makanan siap saji, matras, selimut dan kebutuhan balita. Terkait dengan penerapan protokol kesehatan, logistik masker dan hand sanitizer sangat dibutuhkan. 

Laporan BPBD setempat menginformasikan satu warga masih dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian tim gabungan. 

Banjir Kabupaten Lebak yang dipicu oleh hujan berintensitas tinggi menyebabkan beberapa sungai meluap, seperti Sungai Ciberang dan Sungai Ciujung di sebelah Utara serta Sungai Ciliman di Selatan. Banjir terpantau sejak Minggu malam (6/12), pukul 20.00 waktu setempat. 

Data kerugian materiil sementara pada Senin (7/12/2020) tercatat 1.817 unit rumah terendam banjir dengan ketinggian beragam antara 100 hingga 150 cm.

Baca juga: BMKG Prediksi Hujan Guyur Tangsel Besok Siang, Warga Bisa Datang Nyoblos ke TPS Pagi Hari

Baca juga: 11 Kecamatan di Pandeglang Banjir, Ketua KPU: Bakal Berpengaruh terhadap Tingkat Partisipasi Pemilih

Sedangkan hujan tadi malam juga menyebabkan longsoran hingga mengakibatkan kerusakan di sektor pemukiman.

BPBD setempat mencatat rumah rusak ringan akibat longsor 21 unit, rusak sedang 27 dan rusak berat 15. Infrastruktur pada fasilitas umum masih dalam pendataan. 

BNPB memonitor prakiraan cuaca BMKG yang menginformasikan bahwa pada hari ini (8/12) prakiraan cuaca di Kabupaten Lebak berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. 

Banjir Pandeglang

Banjir juga melanda Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, yang terjadi pada Senin (7/12), pukul 02.00 WIB.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved