Breaking News:

Virus Corona

Delapan Tenaga Kesehatan Alami Gejala Usai Divaksin Covid-19

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengatakan telah menerima laporan gejala pemberian vaksin coronavirus disease 2019 (Covid-19).

DW INDONESIA Via Kompas.com
Tampilan vaksin Covid-19 Sinovac yang dikembangkan perusahaan farmasi asal Cina, Sinovac. 

TRIBUNBANTEN.COM, JAWA TENGAH - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengatakan telah menerima laporan gejala pemberian vaksin coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Di Provinsi Jawa Tengah, ada sekitar 1.900 tenaga kesehatan yang menjalani
vaksinasi tahap pertama.

Dari ribuan orang itu ada delapan orang yang mengalami efek samping atau kerap disebut kejadian ikutan pasca-imunisisasi (KIPI).

"Dari laporan, KIPI-nya hanya ada delapan orang. Dan tidak parah, pegal-pegal, ngantuk dan sekarang semua sudah membaik," kata Ganjar, Senin (19/1/2021).

Baca juga: 8 dari 1.900 Tenaga Kesehatan Mengalami Gejala Setelah Vaksin Covid-19

Baca juga: Tolak Vaksin Covid-19 Sinovac, Ribka Tjiptaning Dirotasi dari Komisi IX DPR RI

Seperti diketahui, pada distribusi gelombang pertama ini, tiga daerah yakni Kota Semarang, Kota Solo, dan Kabupaten Semarang menjadi prioritas.

Alokasinya berbeda-beda. Yakni Kota Semarang sebanyak 38.240 untuk 18.752 orang tenaga kesehatan, Kabupaten Semarang 8.000 dosis untuk 3.987 orang, lalu Solo 10.620 dosis untuk 10.609 nakes.

Setiap penerima akan mendapatkan dua kali vaksinasi. Vaksin kedua diberikan setelah 14 hari kemudian.

Meskipun demikian, ia meminta agar program vaksinasi gelombang pertama kepada tenaga kesehatan di Jateng dapat dipercepat.

Hal itu untuk mengantisipasi datangnya vaksin gelombang berikutnya.

"Kita butuh mempercepat, sehingga kalau nanti dikirim lagi semua sudah siap," tandasnya.

Halaman
1234
Editor: Glery Lazuardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved