Viral Galon Isi Ulang Mengandung Zat Berbahaya

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) memberikan penjelasan soal kandungan zat Bisfenol A (BPA) di dalam galon isi ulang.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
istimewa
ilustrasi galon isi ulang 

Sebagai ilustrasi, seseorang dengan berat badan 60 kg masih dalam batas aman jika mengonsumsi BPA 240 mikrogram/hari.

Penelitian tentang paparan BPA (Elsevier, 2017) menunjukkan, kisaran paparan sekitar 0,008-0,065 mikrogram/kg berat badan/hari.

Sehingga belum ada risiko bahaya kesehatan terkait paparan BPA.

Tak hanya itu, dalam beberapa penelitian internasional juga menunjukkan penggunaan kemasan PC termasuk galon AMDK secara berulang tidak meningkatkan migrasi BPA.

Selain melakukan pengawasan produk di peredaran, Badan POM juga terus mengedukasi masyarakat terkait keamanan pangan termasuk kemasan pangan, melalui mobilisasi para kader keamanan pangan dan tokoh masyarakat.

Sebuah twit berisi informasi mengenai adanya kandungan zat BPA di dalam galon isi ulang viral di media sosial pada Selasa, (29/12/2020).

Disebutkan juga bahwa zat BPA berbahaya bagi bayi, balita, dan ibu hamil.

"Gaiss… Tau nggak Zat BPA yang terkandung di Galon Isi Ulang, ternyata berbahaya bagi Bayi, Balita & Ibu Hamil! Sedihnya lagi, kita di Nina Bobokan selama ini dengan dalih bahwa galon Polikarbonat itu aman dan turut menjaga lingkungan.

Sumber : Youtube/Spot7s," tulis akun Twitter @misterespect dalam twitnya.

Selain itu, twit juga dilengkapi dengan video berdurasi 1 menit 17 detik terkait penjelasan BPA.

Hingga kini, twit itu telah di-retwit sebanyak 697 kali dan telah disukai sebanyak 1.100 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Galon Isi Ulang Disebut Mengandung Zat Berbahaya, Ini Penjelasan BPOM"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved