Breaking News:

Lagi, Ribuan Tramadol dan Pil Kuning Ditemukan di Lebak, Kerap Disalahgunakan Remaja untuk Nge-fly

Selain Tramadol, pil Hexymer juga kerap disalahgunakan untuk mabuk atau memberikan efek fly, di mana orang menggunakannya dengan dosis yang tinggi.

Dok. Polres Lebak
Satresnarkoba Polres Lebak mengamankan 1.850 butir Tramadol dan pil Hexymer alias pil kuning dari tersangka EP, warga Kampung Binglu RT 007/002, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Satuan Reserse Narkoba Polres Lebak kembali mengungkap peredaran obat ilegal di wilayahnya.

Kali ini, petugas menangkap seorang pemuda berinisial EP yang diduga menjadi pengedar obat Tramadol dan pil Hexymer alias pil kuning di Lebak. 

  

Dari tempat tinggal tersangka EP di Kampung Binglu Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Malingping, polisi menyita 1.850 butir obat keras yang masuk daftar G tanpa izin edar.

  

Obat tersebut terdiri dari 746 butir Tramadol HCI dan 1.104 butir pil Hexymer bertuliskan "mf".

  

Diketahui, kedua jenis obat tersebut kerap disalahgunakan sejumlah remaja untuk mendapatkan efek nge-fly.

  

Halaman
1234
Penulis: desi purnamasari
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved