Breaking News:

Iti Jayabaya Sebut Tak Ada Niat Kirim Santet Banten ke Moeldoko: Sia-Sia Atuh Salat dan Puasa Saya

Iti Jayabaya menjelaskan apabila ia melakukan santet kepada moeldoko maka ibadahnya yang telah dilakukan akan sia-sia saja dan tidak ada artinya.

Kolase Tribunnews.com/Surya Malang
Iti Jayabaya yang menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Banten sekaligus Bupati Lebak ini dengan tegas menyampaikan sikap penolakannya terhadap hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang yang menunjuk Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat. Ia sempat menyatakan akan mengirim 'santet Banten' untuk Moeldoko 

Apa Saja Jenis Santet Banten ?

Ketua DPD Partai Demokrat Banten, Iti Jayabaya secara spontan berucap akan mengirim santet Banten kepada Moeldoko yang dipilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB).

Iti Jayabaya yang kini menjabat sebagai Bupati Lebak itu dengan tegas menyampaikan sikap penolakannya terhadap hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang pada Jumat (5/3/2021).

Dalam pernyataannya, Iti Jayabaya bahkan siap mengirimkan santet Banten untuk Moeldoko.

"Banten tidak gentar. Kami tetap setia pada ketum (AHY) kami yang ganteng. Kalau pun kami harus turun berdemo, kami siap. Santet Banten akan dikirim untuk KSP Moeldoko," ungkap Iti.

Dikutip dari karya disertasi kriminolog Universitas Indonesia, Tb Ronny Nitibaskara yang berjudul “Reaksi Sosial Terhadap Tersangka Dukun Teluh di Pedesaan Banten Jawa Barat (1985-1990)”, dijelaskan bahwa praktik ilmu santet atau teluh di wilayah Banten sudah dihayati dari masa ke masa sejak zaman Banten Lama atau sebelum masuknya Islam.

Menurut keyakinan penduduk Banten, terdapat bermacam ilmu teluh berdasarkan caranya: teluh angin, teluh banyu, teluh geni, dan teluh pangjarahan. Dua yang pertama mengirim benda-benda seperti jarum, paku, dan beling (pecahan kaca) lewat angin dan air.

Teluh geni (api/baja) memberi hasil lebih cepat, dengan memasukkan pisau kecil ke dalam sebuah gelas, ditutup kain, dan dibacakan mantra-mantra; jika pisau hilang dan air menjadi merah pertanda korban sebentar lagi mengalami bencana.

Baca juga: PROFIL Iti Octavia: Politisi Demokrat yang Akan Kirim Santet Banten ke Moeldoko, Bupati Terbaik Asia

Baca juga: Moeldoko Masih Bisa Batal Jadi Ketum Demokrat Asalkan Kubu AHY Berani Lakukan Ini

Untuk teluh pangjarahan dilakukan dengan meminta kepada roh halus yang menempati kuburan.

Sementara, praktisi supranatural, Ki Geni Seketi mengatakan berbicara tentang santet atau teluh, di Indonesia ada banyak daerah yang terkenal dengan ilmu santetnya yang bisa menyakitkan bahkan bisa membuat nyawa seseorang hilang.

"Salah satu suku yang juga terkenal dengan santetnya adalah Suku Baduy Banten. Memang, suku ini lambat laun semakin terbuka dengan masyarakat luar. Namun, mereka tetap ditakuti karena masih melestarikan ilmu-ilmu gaib dari para leluhur," katanya saat diwawancarai TribunBanten.com, Senin (8/3/20210.

Halaman
1234
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved