Breaking News:

13 Orang Divonis Mati dalam Satu Hari, Ini Daftar Nama Mereka, Masuk Jaringan Narkoba Internasional

para terdakwa yang divonis mati ini terjerat kasus narkoba jaringan internasional yang berhasil diungkap polisi pada Juni 2020 lalu.

istimewa
13 Terdakwa Kasus Sabu-sabu Dituntut Hukuman Mati di Sukabumi, Sidang Digelar Virtual 

TRIBUNBANTEN.COM - Kasus peredaran narkoba di Indonesia yang melibatkan jaringan internasional berakhir dengan vonis mati 13 terdakwa.

Vonis mati 13 terdakwa kasus narkoba itu diputuskan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas IB Cibadak Sukabumi, Selasa (6/4/2021).

para terdakwa yang divonis mati ini terjerat kasus narkoba jaringan internasional yang berhasil diungkap polisi pada Juni 2020 lalu.

Polisi mengungkap kasus penyelundupan narkoba jeni sabu dengan barang bukti sebanyak 402 kilogram.

Penyelundupan narkoba tersebut dilakukan melalui jalur laut di wilayah Pelabuhan Ratu, Sukabumi dan juga darat.

Aksi penyelundupan narkoba tersebut melibatkan 4 warga negara asing (WNA) ddan 9 warga negara Indonesia (WNI).

Ketua majelis dalam sidang putusan ini adalah Aslan Aini, dengan anggota M Zulqarnain, Rays Hidayat, Agustinus, dan Lisa Fatmasari.

Dikutip dari TribunJabar.id, Humas Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Muhammad Zulqarnain mengatakan, ada 14 terdakwa dalam kasus sabu seberat 402 kilogram ini, dan 13 orang di antaranya divonis mati.

"Persidangan untuk perkara narkotika sabu sebanyak 402 kilogram telah dilaksanakan dan sudah dibacakan putusan dan sudah selesai. Jadi 14 terdakwa yang diajukan di pengadilan, 13 di antaranya diputus dengan hukuman mati, kemudian untuk satu orang terdakwa karena melanggar tindak pidana pencucian uang dihukum 5 tahun," ujarnya kepada wartawan.

Baca juga: Pengadilan Negeri Serang Vonis Mati Dua WNA Pemilik Ratusan Kilogram Sabu

Baca juga: Vonis Seumur Hidup Eks Dirut PT Jiwasraya Jadi 20 Tahun Penjara

Zulqarnain membeberkan, dua terdakwa WNA bernama Hossein dan Samiullah berperan sebagai perantara jual beli.

Halaman
1234
Penulis: Yudhi Maulana A
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved