Breaking News:

Waspada! Kanker Sebabkan 230 Ribu Kematian di Indonesia, Bagaimana Cara Mencegah?

Penyakit kanker menjadi momok menakutkan. Hal ini, karena kanker termasuk penyakit tak menular penyebab kematian terbanyak setelah stroke & hipertensi

Editor: Glery Lazuardi
Istimewa via Tribun Pontianak
Ilustrasi kanker 

TRIBUNBANTEN.COM - Penyakit kanker menjadi momok menakutkan. Hal ini, karena kanker termasuk penyakit tidak menular penyebab kematian terbanyak setelah stroke dan hipertensi.

Berdasarkan data WHO, badan kesehatan dunia, kanker masih jadi masalah kesehatan terbesar di Indonesia dengan 400 ribu kasus baru dan 230 ribu kematian sesuai data WHO 2020.

Baca juga: 10 Manfaat Buah Semangka Bagi Kesehatan, Penuhi Cairan Tubuh hingga Cegah Kanker

Baca juga: Manfaat Kopi untuk Kesehatan, Lawan Kanker hingga Meningkatkan Performa Bercinta

Persatuan Dokter Gizi Klinis Indonesia (PDGKI) Jaya telah berupaya mengedukasi masyarakat agar menjaga gaya hidup sehat sehingga terhindar dari penyakit kanker.

Ketua Umum PDGKI Jaya dr. Win Johanes MS, Sp.GK mengatakan bagi mereka yang sudah menderita penyakit kanker juga masih berpeluang untuk sembuh.

“Menjalani pola hidup sehat dan pemenuhan nutrisi optimal adalah langkah penting yang perlu dilakukan oleh pasien kanker dalam mendukung terapi kanker," kata dia, dalam keterangannya, Kamis (8/4/2021).

Pernyataan itu disampaikan di acara Webinar bertajuk “Nutrisi Sebagai Penunjang Keberhasilan Terapi Kanker? Apa Faktanya?”, Kamis (8/4/2021).

Dia menjelaskan, pemenuhan nutrisi pada masa-masa terapi bertujuan untuk menjaga berat badan ideal serta memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi seperti protein dan EPA (asam lemak omega 3 dari minyak ikan) untuk tahap pemulihan dan penyembuhan.

"Namun hal ini tidak selalu mudah bagi pasien kanker, salah satunya dikarenakan efek samping dari terapi kanker yang menyebabkan pasien mengalami kesulitan makan," kata dia.

Webinar itu menghadirkan dr. Umi Mangesti Tjiptoningsih, Sp. Onk. Rad dan dr. Ida Gunawan, MS, SpGK(K) sebagai pembicara.

Terapi kanker seperti radiasi maupun kemoterapi, menurut pembicara pertama, dr. Umi Mangesti Tjiptoningsih, Sp. Onk. Rad, memang dapat menyebabkan pasien mengalami kesulitan makan seperti tidak nafsu makan, mual ataupun muntah, serta sariawan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved