Ramadan 2021
Ponpes Al-Aqso Tahfidzul Serang yang Serba Gratis, Pimpinan: Semua Berhak Mengenyam Pendidikan
Ia mengungkapkan, sebagian murid yang ada di sini berasal dari keluarga kurang mampu, yatim piatu bahkan anak jalanan.
Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari.
TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Bagi kamu yang ingin belajar ilmu agama dan menghafal Alquran namun tidak mempunyai cukup biaya, tak perlu khawatir.
Pondok pesantren Al-Aqso Tahfidzul Serang bisa menjadi pilihan kamu.
Sebab, di pondok pesantren ini, seluruh biaya pendidikan, termasuk makan hingga asrama adalah gratis.
Pondok pesantren yang berlokasi di Jalan Tasikardi-Banten lama, Kampung Pegadingan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, berdiri sejak 2015.
Ruang terbuka tersebut yakni dipergunakan sebagai aula dan sebagai ruang belajar karena baru ada satu gedung yang dijadikan sebagai ruang kelas.

Bangunan yang tampak terlihat susunan bata berwarna merah tanpa ditutup semen.
Dan disisi kanan terdapat ruangan dapur terdapat jedelan berbentuk persegi panjang yang nantinya dijadikan untuk tempat mengantri pada saat pembagikan makan.
Sedangkan di bagian tengah tedapat sebuah bangunan masjid didominasi hijau muda untuk kegiatan salat dan mengaji para santri.
Baca juga: Pasaran Ramadan di Pondok Pesantren Al-Quran At-Thabraniyyah Kota Serang, Bikin Lela Semangat Lagi
Baca juga: Dana Hibah 150 Pesantren Disunat, Pengurus Ponpes dan Honorer Pemprov Banten Tersangka
Sementara, kegiatan belajar-mengajar dilakukan di bangunan tiga lantai yang tengah dalam tahap penyelesaian sehingga, bangunan itu belum dapat difungsikan.
Hampir setiap bangunan di Ponpes Al-Aqso Tahfidzul tidak terdapat jendela sehingga seluruh aktivitas santri dapat terlihat dari luar bangunan.
Dan tepat di belakang asrama putra, terdapat lapangan untuk berolahraga.
Asrama ustadzah sebagai pengajar yang berbentuk memanjang, dan hanya ditutupi papan.
Selain itu, terdapat pula ruang lab komputer yang juga tanpa jendela sehingga terlihat ada 10 unit komputer di dalamnya.

Pimpinan Pondok pesantren Al-Aqso Tahfidzul Ustad Zaenal Mutaqin menceritakan pendirian ponpes ini dilatarbelakangi amanah dari sang kakek dan ayahnya. Kedua pendahulunya itu selalu mengajarkannya untuk terus membangun dan berbagi ilmu.