Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Polri Berencana Perpanjang Sanksi Putar Balik Kendaraan Hingga 24 Mei

Pemerintah pusat menetapkan kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 mulai dari 6-17 Mei mendatang.

Editor: Glery Lazuardi
dokumentasi Polres Serang Kota
Pada hari pertama larangan mudik di Kota Serang, Kamis (6/5/2021), tercatat 37 mobil pemudik yang harus putar balik saat hendak menuju DKI Jakarta. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah pusat menetapkan kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 mulai dari 6-17 Mei mendatang.

Namun, setelah tanggal 17 Mei, pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berencana memperpanjang sanksi putar balik kendaraan pemudik hingga 24 Mei 2021.

Kepala Bagian Ops Korlantas Polri Kombes Pol Rudy Antariksawan menyebut, hal ini akan dilakukan meski Operasi Ketupat 2021 direncanakan berakhir pada akhir pekan dan tidak berlaku lagi pada Senin (17/5).

Dia mengatakan, operasi ketupat akan dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

"Operasi Ketupat selesai 17 Mei 2021. Dilanjutkan KRYD sampai tanggal 24 Mei 2021," kata Rudy seperti dikutip Tribunnews.com, Jumat (14/5).

Baca juga: Dilarang Mudik Saat Lebaran, Wali Kota Serang Pun Silaturahmi ke Keluarga Melalui Video Call

Baca juga: Terminal Pakupatan Kota Serang Masih Layani Perjalanan Warga Non-Mudik Saat Libur Lebaran

Rudy menjelaskan, KRYD tetap akan memberikan sanksi putar balik kendaraan yang akan mudik Lebaran.

Artinya, kendaraan pemudik yang melintas di posko penyekatan akan dikenakan sanksi putar balik hingga 24 Mei 2021.

"Iya, kendaraan tetap diminta putar balik selama KRYD," ujarnya.

Menurut dia, 381 posko penyekatan mudik Lebaran juga tetap berlaku selama operasi KRYD berlangsung.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, kebijakan pelarangan mudik bertujuan menjaga keselamatan masyarakat dari risiko penularan Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved