Breaking News:

Setahun Setubuhi Pacar Sampai Hamil dan Babak Belur, YP Mengaku Anak Polisi Saat Diperiksa Petugas

Pelaku YP (18) tak menyerah begitu saja setelah diamankan Polres Metro Tangerang Kota atas kasus pemerkosaan anak di bawah umur disertai penganiayaan

Editor: Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Polres Metro Tangerang Kota melakukan ungkap kasus pencabulan disertai penganiayaan kepada remaja di bawah umur sampai hamil di Tangerang, Kamis (20/5/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Pelaku YP (18) tak menyerah begitu saja setelah diamankan Polres Metro Tangerang Kota atas kasus pemerkosaan anak di bawah umur disertai penganiayaan terhadap pacarnya, IR (17).

YP justru menyampaikan dirinya anak anggota Polri saat hendak diperiksa petugas Metro Tangerang Kota.

Hal itu untuk menakut-nakuti petugas yang akan memeriksanya.

"Pelaku diinformasikan orang tuanya mengaku adalah anggota Polri ternyata bukan. Pelaku orang tuanya biasa dan wiraswasta," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima dalam jumpa pers pengungkapan kasus di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (20/5/2021).

Meski begitu, petugas tetap melakukan pemeriksaan terhadap tersangka YP hingga akhirnya dilakukan penahanan. 

Baca juga: Sakit Hati! Janda Muda asal Lumajang Begal Motor Mantan Pacar, Dijebak Ketemuan di Tempat Sepi

    

Pelaku Murka Pacar Hamil dan Aibnya Dibongkar

Polisi menunjukkan tersangka kasus pencabulan disertai penganiayaan kepada remaja di bawah umur, di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (20/5/2021).
Polisi menunjukkan tersangka kasus pencabulan disertai penganiayaan kepada remaja di bawah umur, di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (20/5/2021). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

YP dilaporkan atas dugaan melakukan pemerkosaan terhadap pacarnya yang anak di bawah umur, IR (17) dan disertai penganiayaan.

Tersangka menyetubuhi pacarnya beberapa kali selama sekitar satu tahun berpacaran dengan korban.

Baca juga: Pamerkan Video Syur di Ladang Bersama Pacar ke Teman, Seorang Pemuda Ditangkap Polisi

Namun, pemerkosaan kali terakhir disertai kekerasan hingga korban mengalami luka lebam dan pendarahan di wajah, kepala dan perut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved