Breaking News:

Dilaporkan Sejumlah Pimpinan Ponpes ke Polda Banten, Ini Kata Direktur Eksekutif Alipp Uday Suhada

Saya tidak pernah mempersoalkan ponpes yang nyata adanya. Tapi enggak apa-apa, saya hormati itu

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Diskusi Publik Forum Lintas Batas Mencari Otak Korupsi Dana Hibah Ponpes Banten di House of Salbai, Rabu (26/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Sejumlah pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Banten melaporkan Direktur Eksekutif Aliansi Independen Peduli Publik (Alipp) Uday Suhada ke Polda Banten, Kamis (9/6/2021).

Ketika dikonfirmasi TribunBanten.com, Sabtu (12/6/2021), Uday mengaku tidak mengetahui para pimpinan ponpes melaporkan dirinya ke Polda Banten.

"Saya tahunya dari berita di media saat dikonfirmasi teman-temen wartawan," ujarnya.

Sebagai warga negara yang tunduk pada aturan hukum yang berlaku, dia mengaku akan mempertanggungjawabkannya.

Baca juga: FSPP Banten Dukung Kejati Banten Usut Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes

"Harus dipahami juga, 46 ponpes yang disebut fiktif itu berdasarkan dari data penerima hibah," ucap Uday.

Dia mengakui ponpes yang dimiliki para pelapornya memang riil ada.

"Saya tidak pernah mempersoalkan ponpes yang nyata adanya. Tapi enggak apa-apa, saya hormati itu," katanya.

Adapun hasil investigasi yang dilakukan Uday, ada sejumlah ponpes yang diduga fiktif. 

Menurut dia, investigasi yang dilakukannya berdasarkan data ponpes penerima dana hibah yang dikeluarkan Biro Kesra Pemprov Banten.

Baca juga: Berkas Perkara Korupsi Dana Hibah Ponpes di Banten akan Dilimpahkan ke Pengadilan dan Disidangkan

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved