Datangi Tempat Hiburan Malam Saat Pandemi, Polisi Dikeroyok 4 Orang, Begini Kata Saksi
Seorang polisi yang datang ke tempat hiburan malam malah dikeroyok empat orang di Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Yudhi Maulana A
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla
TRIBUNBANTEN.COM - Seorang polisi yang datang ke tempat hiburan malam malah dikeroyok empat orang di Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
Dihimpun dari Tribun Jakarta, hingga kini masih belum diketahui motif dari pengeroyokan tersebut.
Menurut saksi yang ada di lokasi, keributan tersebut sempat memunculkan aksi berebut senjata api.
Bahkan saksi menduga jika keributan itu terjadi karena pelaku sama-sama personel kepolisian.
"Sempat berebut senpi dan sama-sama polisi yang terlibat, sepertinya satu dari luar dan satu polisi disini (Toraja Utara)," ujar salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi tak jauh dari tempat kejadian, Selasa (29/6/2021) malam.
Baca juga: Remaja Menangis Dirudapaksa Oknum Polisi di Mapolsek, Diancam Lalu Dimasukkan ke Ruang Tahanan
Saksi juga memastikan adanya aksi penembakan malam itu.
Lalu Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Andi Irvan Fachri pun membantah adanya aksi penembakan.
Tak hanya itu, Andi turut membantah jika pelaku saling berebut senjata api.
"Tidak benar sama sekali, yang betul salah satu polisi jadi korban penganiayaan," ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (29/6/2021) malam.
Andi menjelaskan kalau kejadian ini terjadi Sabtu (26/6/2021) malam lalu.
Ia membenarkan adanya polisi yang tidak disebutkan identitasnya tersebut dianiaya oleh empat orang pria.
Oknun polisi dan empat orang yang mengeroyok merupakan pengunjung tempat hiburan itu.
Baca juga: Grebek Villa di Prigen, Oknum Polisi Kepergok Bareng Wanita Usai Pesta Sabu
Terkait alasan pasti dari penganiayaan itu sedang dilakukan penyelidikan oleh pihaknya.
"Sama-sama pengunjung, penyebab kejadian masih didalami," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-pengeroyokan.jpg)