Datangi Tempat Hiburan Malam Saat Pandemi, Polisi Dikeroyok 4 Orang, Begini Kata Saksi
Seorang polisi yang datang ke tempat hiburan malam malah dikeroyok empat orang di Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Yudhi Maulana A
Polisi dan pelaku penganiayaan juga telah diamankan dan diperiksa.
"Semuanya kita periksa, termasuk oknum polisi yang sementara diperiksa propam. Terkait bagaimana sanksinya, nanti kami sampaikan," jelasnya.
Oknum Polisi jadi Spesialis Jambret Hp, Korban Anak-anak dan Uangnya Dipakai Foya-foya
Seorang oknum polisi yang bertugas di Direktorat Polairud Baharkam Polri, Bharatu HSR alias Heru (29), justru ditangkap rekannya sesama polisi dari Satuan Reskrim Polres Kupang Kota pada Selasa 8 Juni 2021 subuh.
Bukan tanpa alasan Bharatu HSR ditangkap.
Rupanya, oknum polisi itu menjadi pelaku atas sejumlah aksi penjambretan telepon genggam atau handphone (HP) yang meresahkan warga di Kota Kupang. Apalagi, korbannya adalah anak-anak dan remaja.
Warga Jalan Jati RT 025/RW 005, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang ini diamankan sekitar pukul 02.00 Wita.
Dia ditangkap saat berada di rumah pacarnya di Jalan Oelon II, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Penangkapan dilakukan Kanit Buser Polres Kupang Kota, Aipda Yance Sinlaeloe bersama tim Buser Polres Kupang Kota dan Buser Polsek Oebobo.
Baca juga: Pesan Lewat Online, Oknum Polisi Beri Tiga Tembakan ke Teman Kencan di Pekanbaru, Ini Kronologinya
Heru merupakan tersangka tindak pidana pencurian dengan kekerasan (jambret) di sejumlah tempat di Kota Kupang dan sekitarnya.
Penangkapan ini sesuai laporan polisi nomor LP/B/324/V/2021/SPKT Polres Kupang Kota.
Selain menangkap Heru, polisi juga mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor honda scoopy warna merah hitam nomor polisi DH 4754 KR, satu unit handphone merk Vivo Y12 warna hitam merah serta satu buah helm scoopy warna putih.
Tersangka diketahui merupakan anggota Polairud Baharkam Polri yang sempat tersandung kasus narkotika dan kemudian mendapat rehabilitasi.
Selain itu, hingga kini oknum polisi itu juga melakukan disersi.
Beraksi berkali-kali sampai lupa lokasinya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-pengeroyokan.jpg)