Breaking News:

PPDB SMA Banten Berantakan, Ombudsman Panggil Dindikbud Diskominfo hingga Inspektorat

Padahal, seharusnya Pemerintah Provinsi Banten maupun kabupaten/kota dapat belajar dari pengalaman sebelumnya dan melakukan persiapan yang cukup

Penulis: Abdul Qodir | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Khairul Maarif
Orang tua siswa menunggu antrean di SMAN 1 Kota Cilegon untuk mendaftarkan anaknya secara offline, Rabu (23/6/2021). Pendaftaran luring karena server PPDB Banten masih terganggu. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam hal ini Ketua PPDB SMA/SMK Provinsi Banten TA 2021/2022, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Inspektorat Provinsi Banten, untuk memberikan keterangan mengenai sejumlah permasalahan dalam penyelenggaraan PPDB SMA/SMK Banten 2021.

Ketiga orang itu diminta datang menjalani pemeriksaan di kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten pada Senin, 5 Juli 2021.

Kepala Ombudsman Perwakilan Banten Dedy Irsan sebagaimana keterangan pers yang diterima TribunBanten.com, Kamis (1/7/2021).

Dedy Irsan, menyampaikan pemanggilan kepada ketiga pihak itu dilakukan untuk menindaklanjuti pengaduan dan hasil investigasi Ombudsman Banten. 

Baca juga: Rabu Pagi ini Server PPDB SMA Banten Masih Gangguan, Orang Tua Datangi SMAN 2 Kota Serang

Baca juga: Server Down, Calon Siswa Sulit Lihat Pengumuman Hasil PPDB SMA Jalur Zonasi di Banten

Ombudsman Banten melakukan pemantauan dan menerima pengaduan dari masyarakat selama proses PPDB tahun ini.

Sesuai kewenangan, Ombudsman Banten juga telah berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara PPDB, khususnya dari unsur Dindikbud Banten, untuk menindaklanjuti hasil pengawasan dan pengaduan yang terima.

"Kami memandang masih perlu meminta penjelasan atau keterangan dari berbagai pihak agar Ombudsman memperoleh informasi yang utuh serta tindak lanjut agar betul-betul tidak ada masyarakat yang dirugikan,” ujar Dedy di Serang, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: Hasil Temuan Ombudsman Banten Soal Pelaksanaan PPDB Mulai dari Tingkat SD, SMP, hingga SMA

Baca juga: Cerita Orang Tua Siswa Begadang 3 Hari untuk Mendaftar PPDB SMA di Banten, Sempat Panik Hari Kedua

Laman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN Banten Tahun 2021 melalui jalur zonasi secara online
Laman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN Banten Tahun 2021 melalui jalur zonasi secara online (Tangkap layar)

Seperti diberitakan sebelumnya, Ombudsman Banten telah merilis sejumlah temuan permasalahan dalam proses PPDB online tingkat SMA di wilayah Provinsi Banten.

Temuan itu di antaranya yaitu sistem online yang tidak berjalan, belum adanya tindak lanjut atas pengaduan masyarakat dan kurangnya sosialisasi informasi mengenai perubahan kebijakan PPDB.

“Ombudsman ingin memastikan PPDB tahun ini berjalan sesuai dengan prinsip objektif, tranparan, akuntabel, dan berkeadilan," ujarnya.

Jika ada permasalahan, penyelenggara dan pemangku kebijakan sudah sepatutnya dapat merespon dengan alternatif kebijakan dan payung hukum yang memadai agar tidak menimbulkan masalah yang berkepanjangan,” sambungnya.

Baca juga: Ombudsman Perwakilan Banten Merilis Hasil Pantauan dan Pengawasan Pelaksanaan PPDB SMA

Dedy menyayangkan permasalahan PPDB yang selalu terjadi hampir setiap tahun.

Padahal, seharusnya Pemerintah Provinsi Banten maupun kabupaten/kota dapat belajar dari pengalaman sebelumnya dan melakukan persiapan yang cukup untuk menangani kendala-kendala yang terjadi.

Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Ombudsman Banten Zainal Muttaqin mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi dan menyampaikan masukan mengenai penyelenggaraan PPDB kepada Pemprov Banten Provinsi sejak awal tahun.

"Permasalahan yang terjadi saat ini seharusnya bisa diantisipasi jika persiapan dilakukan lebih baik," tandasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved