Virus Corona
Tenaga Kesehatan RSUD Banten Belum Terima Insentif 9 Bulan, Ini Kata Pihak RS dan Kepala Dinkes
Kami merawat pasien Covid-19 mulai awal 2020. Awal tahun kemarin lancar, tapi dari Oktober 2020 sampai sekarang belum menerima insentif
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Banten, mengaku belum menerima insentif Oktober 2020-Juni 2021.
Kepada TribunBanten.com, Kamis (1/7/2021) malam, seorang tenaga kesehatan yang enggan disebutkan namanya, mengatakan insentif itu belum cair selama sembilan bulan.
Humas dan Promkes RSUD Banten, Lilis Qouliyah, belum bisa memberikan keterangan karena sedang isolasi mandiri.
"Mohon maaf, saya belum bisa memberikan informasi apa pun," katanya kepada TribunBanten.com melalui pesan instan, Jumat (2/7/2021).
Baca juga: Cerita Tenaga Kesehatan RSUD Banten yang Menangani Pasien Covid-19, 9 Bulan Belum Terima Insentif
Begitu juga saat mendatangi RSUD Banten, tidak ada pejabat yang enggan memberikan keterangan terkait insentif tenaga kesehatan.
Adapun Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, Ati Pramudji Hastuti, belum merespons telepon dan pesan instan yang dikirimkan TribunBanten.com.
Diberitakan TribunBanten.com, tenaga kesehatan di RSUD Banten mengaku belum menerima insentif selama sembilan bulan.
"Kami merawat pasien Covid-19 mulai awal 2020. Awal tahun kemarin lancar, tapi dari Oktober 2020 sampai sekarang belum menerima insentif," ujar seorang tenaga kesehatan yang enggan disebutkan namanya kepada TribunBanten.com, Kamis (1/7/2021) malam.
Menurut dia, tidak hanya dirinya, tetapi hampir seratusan tenaga kesehatan di RSUD Banten belum menerima insentif mulai Oktober 2020.
Baca juga: Hingga 27 Januari, 18 Tenaga Medis dan Kesehatan di Banten Meninggal Terpapar Covid-19
Bahkan, insentif sebelumnya dari Kementerian Kesehatan, besarannya tidak sesuai.
Seharusnya, para perawat menerima insentif Rp 7,5 juta.
"Tapi faktanya kita enggak segitu, cuma separuhnya," katanya.
Dia menyebutkan, ada lebih dari 100 tenaga kesehatan yang mengurus pasien Covid-19 di RSUD Banten.
Jumlah itu terbagi zona merah, kuning, High Care Unit (HCU), dan Intensive Care Unit (ICU).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/petugas-medis-melakukan-rapid-test.jpg)