Breaking News:

PPKM Darurat

Perubahan Jam Operasional Sebabkan Penumpukan Penumpang di Stasiun, Pengguna: Percuma PPKM Darurat

Pihak KAI Commuter mengurangi frekuensi perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di tiga stasiun di wilayah Kabupaten Lebak.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN
Suasana di Stasiun Rangkasbitung, Sabtu (3/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pihak KAI Commuter mengurangi frekuensi perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di tiga stasiun di wilayah Kabupaten Lebak.

Tiga stasiun tersebut, yaitu Stasiun Maja, Stasiun Citeras, dan Stasiun Rangkasbitung.

Jam operasional di tiga stasiun tersebut, pada pagi hari pelayanan naik turun penumpang pada pukul 04.00-07.30 WIB.

Sementara itu, pada sore hari pelayanan naik turun penumpang pada pukul 16.15-19.15 WIB.

Penerapan jam operasional itu berlaku selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai dari 3-20 Juli 2021.

Adanya perubahan jam operasional itu mengakibatkan penumpukan penumpang di
Stasiun Rangkasbitung.

Baca juga: KRL Commuter Line di Stasiun Rangkasbitung Hanya Pagi dan Sore, Tukang Opang Gigit Jari

Baca juga: Jadwal Operasional KRL Stasiun Rangkasbitung-Tanah Abang Berubah, Berlaku Selama PPKM Darurat

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com pada Sabtu (3/7/2021), para pengguna KRL yang turun dari kereta secara bersamaan langsung turun dan membuat antrean.

Amelia Susanti (28) mengaku telah menunggu di Stasiun Cikoya sejak pukul 14.00 WIB.

Selama beberapa jam, dia dan pengguna armada transportasi kereta api yang lain membuat antrean menunggu kereta yang akan mengangkut ke Stasiun Rangkasbitung.

"Saya menunggu lama di Cikoya coba, kalau di bilang PPKM Darurat untuk memutus mata rantai, apanya yang mau di putus, malah buat kerumunan dan dalam gerbong itu kita numpuk," kata dia saat ditemui di Stasiun Rangkasbitung, Sabtu (3/7/2021).

Ia mengaku kesal karena perubahan jadwal operasi kali ini.

Menurut dia, perubahan jam operasional kereta api itu tidak ada pemberitahuan kepada masyarakat sejak jauh-jauh hari.

Hal ini membuat banyak dari pengguna kereta api kebingungan dari aturan tersebut.

"Tolong untuk pemerintah yang membuat kebijakan diperhatikan lebih lanjut terkait penyesuaian jam operasional," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved