Breaking News:

Virus Corona di Banten

Dishub Izinkan Pengemudi Ojol di Lebak Beroperasi dan Layani Drive True Malam Hari

Rusito menjamin pengemudi ojol masih dapat beroperasi mengirimkan pesanan ke konsumennya kendati ada penyekatan.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
(SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)
Driver ojek online 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pengemudi ojek online di Kabupaten Lebak masih tetap diizinkan beroperasi hingga malam hari di tengah kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat pukul 20.00 WIB dalam rangka PPKM Darurat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Rusito saat dihubungi oleh TribunBanten.com, Kamis (15/7/2021).

Menurutnya, pemberian izin beroperasinya pengemudi ojol di Lebak hingga malam hari karena masuk termasuk sektor kritikal.

"Kalau untuk ojol sendiri masih diperbolehkan beroperasi. Bahkan untuk mengantar makanan pada saat malam hari di wilayah Lebak," ujarnya.

Baca juga: Cerita Pengemudi Ojol di Lebak selama PPKM Darurat, Kucing-Kucingan Hingga Menyamar

Ia menerangkan, tidak ada ketentuan khusus untuk pengemudi ojek online saat ini melintas di jalur protokol di Lebza.

Sementara, Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) untuk pengemudi ojol juga belum diperlukan.

Rusito menjamin pengemudi ojol masih dapat beroperasi mengirimkan pesanan ke konsumennya kendati ada penyekatan.

"Jadi PPKM Darurat ini tidak diperbolehkan untuk makan di tempat, jadi apabila ada pesanan drive true, maka mereka bisa mengambil dan mengantarkannya pada waktu dan jam kapapun itu," terangnya.

Baca juga: Catat! Pengemudi Ojol dan Taksi Online Wajib Miliki STRP Selama PPKM Darurat

Sebelumnya itu Kapolres Lebak, AKBP Teddy Rayendra mengatakan pihaknya menjalankan tugas yang diinstruksikan pemerintah daerah terkaiat pembatasan mobilitas warga hingga pukul 20.00 WIB.

Langkah ini bertujuan untuk menekan angka penularan Covid-19 di Kabupaten Lebak. Dan seharusya operator dan pengemudi ojol memahami dan memaklumi. 

"Memang tidak boleh pesan apa-apa lagi kalau jam 20.00 WIB itu. Jadi, apa yang salah dari penyekatan itu? Memang aturannya seperti itu, didukung dong," ujar Teddy.

Baca juga: Satu Piring Kotor Buat Penjual Gado-gado di Serang Disidang PPKM Darurat

Ia pun meminta operator dan pengemdi ojol tidak kerap mengeluh setiap ada kebijakan pembatasan saat pandemi Covid-19, termasuk adanya PPKM Darurat.

Dan menurutnya semua pihak menahan diri di situasi tingginya kasus harian Covid-19 di Lebak.

"Jadi, kami berharap agar para ojek online mengerti kondisi seperti ini. Jangan apa-apa mengeluh terus, jadi ini demi kebaikan kita bersama," terangnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved