Breaking News:

Vaksinasi Covid-19 Usia 12-17 Tahun di Tangsel Ditiadakan Sementara Karena Alasan Ini

Allin meminta kepada pihak Dinas Pendidikan agar sekolah yang sudah menjadwalkan vaksiansi dosis pertama untuk ditunda. 

Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Mildaniati
pelaksanaan vaksinasi siswa SMAN 2 Kota Serang, Rabu (4/8/2021) 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Sejumlah pemerintah daerah menggiatkan vaksinasi Covid-19 anak usia 12-17 tahun atau remaja guna mencegah penyebaran virus Corona, termasuk untuk pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Namun, Pemerintah Kota Tangerang Selatan meniadakan sementara vaksinasi Covid-19 anak usia 12-17 tahun.

Hal itu tertulis dalam surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dari Dinas Kesehatan tertanggal 13 Agustus 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, mengonfirmasi surat tersebut saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Kamis (19/8/2021).

Allin mengungkapkan, target remaja yang divaksin di Tangsel sebanyak 130.475 orang.

"Dan capaian vaksinasi sampai dengan 14 Agustus sebanyak 20.416 orang atau 15,65 persen untuk dosis satu dan 4.007 orang atau 3,07 persen untuk dosis dua," papar Allin.

Baca juga: Sebanyak 632 Siswa SMAN 1 Ciruas Ikuti Vaksinasi, Kepsek Siap Gelar PTM

Baca juga: Wanita Hamil di Kota Tangerang Mulai Vaksinasi Covid-19 pada 19 Agustus, Syarat hingga Lokasi Vaksin

Namun, pelaksanaan vaksinasi dosis pertama untuk remaja, yang mayoritas para siswa SMP dan SMA itu harus ditiadakan mulai 17 Agustus sampai 31 Agustus 2021.

Hal itu lantaran alokasi vaksin yang diterima Tangsel dikurangi.

"Sehubungan dengan berkurangnya alokasi vaksin Covid-19 jenis Sinovac ke Dinas Kesehatan Tangsel, maka dengan ini kami sampaikan bahwa kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 12-17 tahun yang telah dijadwalkan sampai 31 Agustus 2021 hanya dapat dilaksanakan sampai tanggal 16 Agustus 2021," papar Allin.

Kepala Dinkes Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, di Flavor Bliss Alam Sutera, Serpong Utara, Tangsel, Rabu (17/3/2021).
Kepala Dinkes Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, di Flavor Bliss Alam Sutera, Serpong Utara, Tangsel, Rabu (17/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Allin meminta kepada pihak Dinas Pendidikan agar sekolah yang sudah menjadwalkan vaksiansi dosis pertama untuk ditunda. 

"Mohon kiranya dapat disampaikan kepada sekolah yang terjadwal untuk ditunda sampai vaksin tersedia," jelas Allin.

Baca juga: Warga Baduy Enggan Divaksin, Tetua Adat Ungkap Alasannya: Karena Pemberitaan yang tak Benar

Allin menjelaskan, saat ini stok vaksin tengah menipis.

"Vaksin yang ada kita pakai untuk dosis dua dulu. Dosis dua yang jatuh tempo minggu ini," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved