Breaking News:

Virus Corona di Banten

Ada 48 Anak Yatim Piatu akibat Covid-19 di Kabupaten Pandeglang

Sebanyak 48 anak di Kabupaten Pandeglang, Banten harus menjadi yatim-piatu atau hidup tanpa orangtua.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Sejumlah relawan tergabung dalam Relawan Mengetuk Pintu Langit (RMPL) memakamkan jenazah pasien Covid-19 di Kota Cilegon, Sabtu (17/7/2021).  

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Sebanyak 48 anak di Kabupaten Pandeglang, Banten harus menjadi yatim-piatu atau hidup tanpa orangtua.

Hal ini, karena orangtua dari 48 anak itu meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19.

"Itu data per hari ini, data terus bergulir karena masih dalam rekap oleh petugas," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, Nuriyah, saat dihubungi, Selasa (7/9/2021).

Baca juga: 114 Anak di Lebak jadi Yatim Piatu usai Orang Tua Meninggal karena Covid-19, Nasibnya Belum Jelas

Baca juga: Ratusan Anak di Kota Tangerang Yatim Piatu karena Pandemi Covid-19

Sampai saat ini, pihaknya masih mendata jumlah anak-anak yang ditinggal meninggal dunia orangtuanya.

Pihaknya akan mengusulkan 48 anak itu menerima bantuan kebutuhan sekolah dan kehidupan dari Kementerian Sosial RI.

Sejauh ini, dia mengklaim pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang sudah mendistribusikan bantuan kepada anak yatim-piatu .

"Nantinya setelah semua telah terdata, maka kami akan berikan kembali bantuannya," terangnya.

Untuk diketahui, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Pandeglang saat ini mencapai 4.175 kasus, yang terdiri dari 320 masih dirawat, 5.806 sembuh dan 244 meninggal dunia.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved