Breaking News:

Jembatan Muhara di Lebak Kembali Runtuh, Akses ke Negeri di Atas Awan tak Bisa Dilalui Kendaraan

Fondasi jembatan yang berada di Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, itu tergerus luapan air Sungai Ciberang yang alirannya dari Sungai Cidurian.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Dokumentasi BPBD Lebak
Jembatan Muhara kembali runtuh setelah dihantam air rob kiriman dari Bogor yang melalui Sungai Ciberang dan Cidurian, Selasa (7/9/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Jembatan Muhara kembali runtuh setelah dihantam air rob kiriman dari Bogor yang melalui Sungai Ciberang dan Cidurian, Selasa (7/9/2021).

Fondasi jembatan yang berada di Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, itu tergerus luapan air Sungai Ciberang yang alirannya dari Sungai Cidurian.

Akibatnya, akses utama menuju tempat wisata Negeri di Atas Awan yang berada di Gunung Luhur, Citorek, tidak bisa dilalui sepeda motor dan mobil.

Baca juga: Ibu Muda Habis Melahirkan Ini Terpaksa Sebrangi Sungai Pakai Eskavator Akibat Jembatan Muhara Putus

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Febby Rizki Pratama, mengatakan luapan air secara masif menekan fondasi jembatan.

"Luapan itu karena tingginya intensitas hujan dan kiriman air dari Bogor yang melalui Sungai Ciberang dan Cidurian," ujarnya saat dihubungi, Selasa.

Menurut dia, peristiwa ini bukan pertama kali karena jembatan ini sudah sering putus.

Tidak ada korban jiwa yang terjadi pada saat jembatan penghubung Kecamatan Cipanas dengan Kecamatan Lebak Gedong ini runtuh.

Namun, aktivitas masyarakat menjadi terganggu.

Baca juga: Warga Gotong-royong Bangun Jembatan Muhara Akses ke Negeri di Atas Awan yang Roboh

Menurut Febby, Jembatan Muhara masih dalam tahap pengerjaan dari Pemprov Banten.

"Kita tunggu saja penyelesaiannya. Tapi untuk saat ini, jembatan tidak dapat dilalui kendaraan," ucapnya.

Saat bencana banjir bandang pada 2020, jembatan ini dijanjikan akan dibangun Presiden Joko Widodo dalam empat bulan pasca-bencana.

Tapi, realisasi pembangunan jembatan milik Pemprov Banten itu tak kunjung ada.

Baca juga: Jembatan Muhara Akses ke Negeri di Atas Awan Roboh, Jubir Gubernur: Akhir 2021 Selesai Dibangun

Warga, khususnya di Kecamatan Lebak Gedong, Sobang, dan Cibeber, pernah melakukan swadaya untuk membangun jembatan.

Warga mengumpulkan iuran mulai Rp 50.000 dan barang untuk membangun jembatan.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved