Breaking News:

Korupsi Masker di Banten

Sidang Korupsi Masker di Dinkes Banten Kembali Digelar, Saksi Bingung Nama Direktur Berubah

Dalam dokumen tersebut tertulis bahwa Direktur PT RAM adalah Ari Winanto bukan Wahyudin Firdaus.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Sidang tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten, kembali digelar, Rabu (1/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Sidang tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten, kembali digelar, Rabu (1/9/2021).

Sidang dengan perkara pokok terdakwa Lia Susanti.

Ada tiga saksi yang dihadirkan, dua di antaranya adalah Abdurrahman dan Khania Ratnasari.

Keduanya dihadirkan pada sidang pertama.

Abdurrahman merupakan tim LPJ pengadaan masker dan Khania selaku kepala Seksi Kefarmasian dan Pangan sekaligus sebagai tim pembantu PPK.

Baca juga: Fakta Baru Dugaan Korupsi Masker di Banten, Terdakwa Agus Jaminkan Sertifikat Tanah Milik Orang Lain

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, hadir sebagai saksi ketiga setelah Abdurrahman dan Khania selesai memberikan kesaksian.

Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Slamet Widodo, itu Khania dan Abdurrahman menyebut nama Ari Winanto sebagai direktur PT Right Asia Medika (RAM).

Mereka menyebut berdasarkan surat penawaran dan company profile pada pengajuan pengadaan masker.

Abdurrahman mengaku mendapatkan surat penawaran dan company profile PT RAM per tanggal 6 Mei 2020 dari Khania melalui pesan WhatsApp. 

Baca juga: Kuasa Hukum Terdakwa Kasus Korupsi Masker Bacakan Eksepsi, Sebut PT RAM Kembalikan Uang ke Negara

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved