Breaking News:

Jembatan Muhara Kembali Runtuh Akibat Sungai Ciberang Meluap

Jembatan Muhara di Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten kembali putus pada Minggu (17/10/2021) sore.

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN
Jembatan Muhara di Kabupaten Lebak 

TRIBUNBANTEN.COM - Jembatan Muhara di Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten kembali putus pada Minggu (17/10/2021) sore.

Seperti informasi yang dihimpun TribunBanten.com dari Kompas.tv, Jembatan Muhara kembali putus, setelah diterjang derasnya arus luapan Sungai Ciberang.

Insiden putusnya jembatan itu mengakibatkan akses menuju wilayah Wewengkon Adat Citorek dan destinasi wisata Negeri di Atas Awan terputus.

Dalam rekaman video amatir yang ditayangkan Kompas.tv aliran sungai menerjang Jembatan Muhara pada minggu sore.

Jembatan kembali terputus ketika hujan deras menerjeang hulu sungai dan wilayah Lebak Gedong.

Baca juga: Detik-detik Mengerikan, Motor Terpeleset di Jembatan Muhara, Ibu dan Anak Jatuh ke Sungai Ciberang

Plt Kepala Desa Ciladaeun, Sumarno, mengatakan untuk sementara kendaraan bermotor tidak dapat melintas di jembatan itu.

"Sampai saat ini di Jembatan Muhara diguyur hujan deras. Jembatan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat," dalam keterangannya dalam video di Kompas.tv, pada Senin (18/10/2021).

Untuk pengendara kendaraan roda dua, kata dia, harus berhati-hati jika ingin melintas di jembatan.

"Roda dua bisa lewat jembatan gantung, tetapi hati-hati jangan memaksakan. Kondisi licin sekali dan bahaya untuk pengendara," tambahnya.

Ini bukan pertama kali insiden Jembatan Muhara roboh. Sebelumnya, jembatan itu pernah roboh pada bulan Agustus dan September 2021 ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved