Video Bocah Kelas 5 SD Tendang Neneknya Viral, Ternyata Korban Broken Home & Bully di Sekolah
Video yang merekam aksi bocah laki-laki berinisial H meganiaya neneknya sendiri (S), viral di media soial. Berikut cerita di baliknya.
Penulis: Amanda Putri Kirana | Editor: Amanda Putri Kirana
TRIBUNBANTEN.COM - Video yang merekam aksi bocah laki-laki berinisial H meganiaya neneknya sendiri (S), viral di media soial.
H diketahui masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD).
Dalam video, H menendang dan memukul-mukul neneknya, yang sedang sibuk menjemur baju.
Sementara sang nenek memiliki tak menghiraukan cucunya dan meanjutkan menjemut.
Lantas H geram dan kembali menendang neneknya dari belakang.
Dikutip TribunJakarta dari Tribunjateng.com, Kejadian tersebut terjadi di Desa Blaru, Kecamatan Pati.
Baca juga: Viral, Seorang Ibu Diserahkan 3 Anaknya ke Panti Jompo Lantaran Sibuk hingga Ogah Urus Bila Wafat
Kata Dinsos
Pihak Dinas Sosial Kabupaten Pati telah mendatangi lokasi kejadian dan menghimpun keterangan dari sejumlah pihak, Sabtu (30/10/2021),
Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada Dinsos Pati, Etik Tri Hartanti mengatakan, H merupakan korban dari keluarga broken home.
Kerluarga menyebut, karena orangtua H cerai, bocak laki-laki itu pun dititipkan kepada neneknya.
Menurut Etik, tindakan agresif sang bocah itu bisa jadi disebabkan karena kurangnya kasih sayang dari orangtua.
"Saya sudah ke TKP, ketemu keluarga sama si anak sendiri. Ternyata si anak dari keluarga broken home. Orang tuanya sudah cerai," ujar Etik.
"Dia cuma tinggal berdua dengan neneknya. Kurang kasih sayang orang tua, makanya si anak jadi seperti itu," tambahnya.
Baca juga: Viral Spanduk Ajakan Lapor Pungli Parkir di Indomaret ke Polisi, Begini Penjelasan Pemkot Bekasi
Ia menambahkan, selain dari kekurangan kasih sayang orang tua.
H juga menjadi korban perundungan (bullying) oleh teman-temannya di sekolah.
"Di sekolah pertama dia jadi korban bullying, kemudian minta pindah. Sekarang sudah di sekolah yang baru," ujar Etik.
Menurut Etik, perundungan memang berdampak pada psikologis anak.
Si anak jadi trauma, ketakutan, dan akhirnya mencari pelampiasan pada orang lain, yakni orang terdekatnya.
Etik menambahkan, setelah videonya viral, H jadi trauma.
Dan pihaknya akan mengupayakan langkah-langkah pendampingan untuk memulihkan kondisi psikisnya.
Baca juga: Viral Istri Kapolres Tebing Tinggi Diduga Pamer Uang di Tiktok, Kapolda Sumut Beri Komentar Tegas
"Senin besok (1/11/2021) akan kami datangkan orang tuanya, karena ortunya tidak bersama anak. Kami mediasi dulu, nanti hasilnya seperti apa.
Kalau memang sudah tidak sanggup, nanti Dinsos segera bergerak untuk menitipkan dia ke panti rehabilitasi sosial," terang Etik.
Ia mengatakan, ibu kandung H saat ini bekerja di Semarang.
Sedangkan ayah kandungnya tinggal di Pucakwangi, Pati.
Untuk diketahui, dalam video yang viral, narasi yang ada menyebutkan bahwa alasan H menganiaya neneknya ialah karena si nenek hendak menjual laptopnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Namun, warga setempat yang enggan disebutkan namanya membantah hal tersebut.
"Memang mereka kondisi ekonominya kurang mampu. Tapi waktu kejadian itu, si anak sedang rindu pada ayahnya," kata dia.
Ia menyebut, pihak desa juga diketahui telah menghimpun keterangan dari orang yang memviralkan video tersebut.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Viral Video Bocah Kelas 5 SD Tendang dan Pukul Neneknya, Ternyata Simpan Kisah Pilu di Baliknya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/bocah-aniaya-neneknya-sendiri-di-pati-jawa-tengah.jpg)