Breaking News:

Nyamar Jadi Pelanggan, Warga Gerebek Panti Pijat Plus-plus di Depok

Warga menggerebek panti pijat di Jalan Raya Muchtar, Sawangan, Kota Depok, digerebek warga pada Selasa (11/1/2022) malam.

Editor: Glery Lazuardi
KOMPAS.com/DEWANTORO
Perempuan berinisial H menutupi wajahnya dengan kerudung hitam saat memasuki mobil yang akan membawanya ke rumah sakit untuk dilakukan tes kesehatan dan tes Covid-19. H diamankan bersama seorang pria di sebuah hotel di Medan, Sumatera Utara, terkait kasus dugaan prostitusi. 

TRIBUNBANTEN.COM - Warga menggerebek panti pijat di Jalan Raya Muchtar, Sawangan, Kota Depok, digerebek warga pada Selasa (11/1/2022) malam.

Ketua RW setempat, Abdul Azis, mengatakan, tempat itu baru beroperasi selama seminggu.

Menurut dia, pemilik usaha telah mengajukan surat keterangan domisili usaha ke rumah RT.

"Adapun masalah kewenangan izin usaha bukan kita yang ngeluarin. Nah, artinya RT RW tandatangan nah meskipun demikian RT tetap mantau karena ada kejanggalan," kata Azis pada wartawan, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Begini Dalih Pemilik Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat di Tangerang, Tak Ada yang Nyuruh

Selama pemantauan, Azis berujar pihaknya bersama warga acap kali menemukan kejanggalan di panti pijat tersebut.

Sejumlah kejanggalan ini di antaranya adalah pengelola panti pijat selalu mematikan lampu ketika ada tamu datang.

Hingga akhirnya malam tadi, pihaknya mendapati ada tamu di panti pijat yang bernama Reflexy Aura tersebut.

"Semalam kejadiannya sekitar jam 07.00 WIB ada laporan dari warga ke Pak RT ada tamu direfleksi akhirnya yaudah tenang. Pak RT buka medsos, ternyata dia daftar di prostitusi online," katanya.

Azis menuturkan, pihaknya pun mengerahkan seorang anak muda di lingkungannya untuk menyamar seolah-olah sebagai tamu.

Baca juga: Pengakuan Mencengangkan Pengelola Tempat Pijat di Tangerang: 5 Tahun Buka Praktek Prostitusi

"Begitu kemari langsung videoin. Si pelaku dan si terapis cuma pakai (pakaian dalam) saja. Sampai akhirnya disitu dapat video juga berbuat mesum telanjang bulat dan laporan ke RT langsung disergap," ungkapnya.

"Nah pak RT dan warga gak sempat laporan ke abinmas karena kan buktinya sudah ada akhirnya diamankan," timpalnya.

Total, Azis berujar ada dua wanita terapis dan seorang pelanggan, serta seorang pria yang bertugas sebagai penjaga panti pijat yang diamankan dan diserahkan ke Polsek Sawangan.

Panti pijat yang digrebek warga di Sawangan, Rabu (12/1/2022).

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Panti Pijat di Sawangan Depok Digerebek Warga, Terapis dan Konsumen Ditemukan Tanpa Pakaian

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved