Breaking News:

Virus Corona

Tren Kasus Positif Covid-19 di Tanah Air Menurun, Pemerintah bakal Segera Cabut Kebijakan PPKM?

Dalam beberapa hari terakhir, tren kasus positif Covid-19 di Tanah Air mengalami penurunan meski tak drastis.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ilustrasi PPKM - Petugas Polwan dari Polresta Bogor Kota sedang melakukan sosialisasi 5 M untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Simpang Pintu Keluar Tol Bogor depan Terminal Baranangsiang dihari pertama penerapan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

TRIBUNBANTEN.COM - Dalam beberapa hari terakhir, tren kasus positif Covid-19 di Tanah Air mengalami penurunan meski tak drastis.

Tak hanya itu, angka positivity rate dan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate ( BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 juga menurun.

Lantas, apakah ini menjadi tanda pemerintah bakal segera mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)?

Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun & BOR RS hanya 21 Persen, PPKM di Kabupaten Tangerang Turun Jadi Level 2

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi buka suara.

Menurutnya, kebijakan PPKM baru akan dicabut saat Indonesia keluar dari masa pandemi Covid-19.

"Status dan kebijakan PPKM dicabut tentunya kalau kita sudah keluar dari masa pandemik karena PPKM itu adalah suatu tools untuk kita bisa mengevaluasi bagaimana kapasitas respons serta laju penularan di daerah kita," kata Nadia dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (15/3/2022).

Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi dalam Siaran Pers di kanal YouTube FMB9ID_IKP pada Kamis (22/7/2021).
Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi dalam Siaran Pers di kanal YouTube FMB9ID_IKP pada Kamis (22/7/2021). (tangkapan layar)

Baca juga: DKI Jakarta Masuk PPKM Level 2, Anies Baswedan Sebut Menuju Proses untuk Kehidupan Kembali Normal

Nadia mengatakan, PPKM merupakan alat yang digunakan untuk melihat perkembangan kasus Covid-19 di suatu daerah seperti peningkatan kasus Covid-19 dan tingkat keterisian tempat tidur sudah sesuai dengan yang diharapkan.

"Jadi PPKM ini adalah alat sensitif untuk kita bisa secara cepat memberikan situasi bagaimana tadi kapastitas respons kita dan laju penularan," ujarnya.

Nadia menambahkan, pemerintah tidak akan terburu-buru mengubah status pandemi menjadi endemi.

Baca juga: DKI Jakarta Masuk PPKM Level 2, Anies Baswedan Sebut Menuju Proses untuk Kehidupan Kembali Normal

Sebab, dalam kondisi endemi, kasus Covid-19 masih akan tetap ada sehingga masyarakat saat ini didorong untuk bisa hidup berdampingan dengan Covid-19.

"Yang paling penting saat endemi walaupun kasusnya ada, tapi dia (kasus Covid-19) tidak menggangu kehidupan kita seperti saat ini," ucap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Covid-19 Terus Menurun, Kapan Pemerintah Cabut Kebijakan PPKM?

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved