Breaking News:

Lerai Perang Sarung, Pelajar SMA di Pandeglang Malah Tewas, Keluarga: Dipukul Sarung Berisi Batu

Erwin (17), warga Kadu Cina, Desa Gunungsari, Kecamatan Mandalwangi, Kabupaten Pandeglang, meninggal dunia setelah menjadi korban perang sarung.

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Ilustrasi aparat kepolisian membubarkan perang sarung 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

 

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG- Erwin (17), warga Kadu Cina, Desa Gunungsari, Kecamatan Mandalwangi, Kabupaten Pandeglang, meninggal dunia setelah menjadi korban perang sarung.

Insiden itu berawal pada saat Erwin sedang melerai kedua kelompok sedang perang sarung. Insiden perang sarung itu hingga masuk ke masjid.

Pria yang masih bersekolah di kelas 3 SMA itu malah menjadi korban sabetan sarung orang yang tak dikenal.

Baca juga: Bocah 8 Tahun Bacok Teman Sebaya dengan Celurit, Korban Sempat Terjatuh saat Duel Perang Sarung

Sehingga, akhirnya Erwin menderitaa luka di bagian kepala.

Erwin sempat dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih, Serang. Lalu, sempat dirujuk untuk operasi di salah satu rumah sakit di DKI Jakarta.

Dikarenakan tak mempunyai biaya, akhirnya Erwin dibawa kembali ke rumahnya hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir dikediamannya, pada Minggu (17/4/2022), sekitar pulul 17.42 WIB.

Nurlaelis Syailendra (45) bibi dari korban, mengatakan kronologi yang dialami keponakanya.

Baca juga: Aksi Perang Sarung Jelang Sahur, 21 Remaja di Kota Serang Diamankan

Menurut dia, insiden itu berawal dari anak-anak warga Kampung Kadu Cina dan Balai Gede yang perang sarung, karena anak-anak Kadu Cina terdesak, larilah ke dalam area Masjid dan di Masjid ada Erwin yang melerai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved