Pemprov Banten dan BNPB Rumuskan Pencegahan Penularan Wabah PMK

Pemprov Banten bersama BNPB melakukan rapat kordinasi untuk penanganan dan pencegahan penularan wabah PMK pada hewan ternak di Banten

Tayang:
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
Ahmad Tajudin/TribunBanten.com
Pemprov Banten melakukan rakor bersamamn BNPB guna merumuskan pencegahan penularan wabah PMK di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (28/6/2022). Rakor tersebut digelar bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Forkopimda Banten serta Forkopimda Kabupaten Kota se-Provinsi Banten. 

"Nanti akan diadakan lagi sesuai dengan kebutuhan," ucapnya.

Sementara Pj Gubernur Banten, Al Muktabar mengatakan bahwa pihaknya akan segera membentuk satuan tugas (Satgas) penanganan PMK pada tingkatan Provinsi Banten.

Di mana dalam Satgas tersebut melibatkan semua pihak-pihak terkait.

"Sudah kita bentuk sebenarnya. Tapi kemarin ada perubahan sesuai dengan arahan pak Menko dan tadi juga kita mendapatkan arahan teknis, maka segera mungkin nanti malam juga bisa," katanya.

Baca juga: Syafrudin Anjurkan Siswa Daftar ke SMP Swasta Jika Tidak Diterima di SMP Negeri

Al Muktabar menjelaskan bahwa dalam pencegahan kasus PMK, terdapat beberapa pendekatan melalui tugas dan fungsi dari Satgas PMK.

Beberapa tugas dan fungsi dari satgas penanganan PMK di antaranya kuratif, preventif dan juga promotif.

"Tingkat Kuratif jika telah ditemukan terjangkit dilakukan pengobatan sesuai dengan tahapan prosedur," katanya

Sementara promotif, diakuinya bahwa pihaknya selalu menginformasikan ke publik agar tenang.

Untuk bisa menyikapi keadaan ini, sesuai dengan informasi yang berkembang.

"Pemerintah akan melakukan dukungan terhadap langkah itu dan terus akan kita lakukan semaksimal mungkin," tukasnya.

Untuk jumlah dosis untuk vaksin bagi hewan ternak, Al Muktabar mengatakan bahwa Provinsi Banten telah menerima sekitar 1.100 dosis.

Baca juga: MUI Sebut Hewan Kurban Terkena PMK Bisa Dikonsumsi, Disnakeswan Lebak Imbau Jeroannya Jangan Dimakan

Vaksin tersebut telah dilakukan di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Banten.

Kemudian pihaknya akan melakukan pengajuan kembali kepada Kementerian Pertanian sesuai dengan kebutuhan dan kondisi.

"Kita sesuai dengan kebutuhan, akan menyampaikan pengajuan permohonan sesuai dengan progres yang sudah tertanam pada hewan ternak," jelasnya.

Menurut Al Muktabar, hal itu membuktikan bahwa pemerintah hadir dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Terlebih bahwa sebentar lagi akan menjelang hari raya Idul Adha atau yang berkaitan dengan berkurban.

"Karena mobilisasi hewan ternak kita tinggi menyongsong hari raya kurban, kita melakukan hal hal disana," ungkapnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved