Breaking News:

Dishub Lebak akan Tutup Perlintasan Kereta Api yang Tanpa Palang Pintu di Rangkasbitung dan Cibadak

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak akan menutup tiga perlintasan kereta api liar yang tidak dilengkapi dengan rambu dan palang pintu kereta.

Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Nurandi
Perlintasan kereta api yang tidak dilengkapi dengan rambu dan palang pintu di Kampung Telaga Biru, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Jumat (29/7/2022). Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak akan menutup tiga perlintasan kereta api, yang tidak dilengkapi dengan rambu dan palang pintu kereta. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBNATEN.COM, LEBAK - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak akan menutup tiga perlintasan kereta api, yang tidak dilengkapi dengan rambu dan palang pintu kereta.

Hal itu karena membahayakan warga, pengendara roda dua dan empat.

Dishub Lebak mencatat, ada tiga perlintasan kereta api liar yang ada di Kampung Kadu Ngampar, Desa Mekarsari, dan Kampung Telaga Biru, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung.

Baca juga: 5 Titik Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu, Kadishub Kabupaten Serang: Kita Rapatkan Dahulu

Serta di Kampung Galih Nangtung, Desa Panacangan, Kecamatan Cibadak.

Ketiga perlintasan liar tersebut sangat membahayakan, karena sering dilalui oleh warga.

Kepala Dishub Lebak Rully Edward mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah mendapatkan arahan dari Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, untuk melakukan penutupan pada perlintasan kereta liar, karena dapat membayakan warga dan pengendara.

"Arahan dari Kemenhub tersebut disampaikan pada saat zoom meeting beberapa waktu yang lalu. Kemenhub juga akan melakukan penutupan serentak, pada perlintasan kereta api liar di semua daerah," katanya saat dihubungi, Jumat (29/7/2022).

Untuk langkah dan waktu penutupan, saat ini Dishub Lebak masih menunggu arah selanjutnya dari Kemenhub.

Rully juga mengimbau kepada masyarakat, agar tetap berhati-hati dan selalu taat aturan, jika palang pintu kereta sudah ditutup jangan memaksakan lewat.

Baca juga: Kereta Api Tabrak Odong di Serang, Satlantas Polres Lebak akan Tilang Odong-odong di Jalan Raya

"Untuk masyarakat harus tetap waspadai, harus memperhatikan rambu dan ketika palang pintu sudah menutup, kita harus berhentikan kendaraan terlebih dahulu," katanya.

Dirinya melanjutkan, sangat berbahaya jika perlintasan kereta api liar yang ada saat ini masih sering dilalui masyarakat.

"Karena kalau tidak segera ditutup, bisa saja menimbulkan kecelakaan bagi warga dan pengendara yang melintasinya, karena tidak adanya rambu paling pintu," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved