Breaking News:

Kemenkumham Banten

Tim Keimigrasian Kemenkumham Banten Sidak 3 Perusahaan di Lebak, Ada 11 Tenaga Kerja Asing

Tim Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Banten mendatangi tiga perusahaan di Kabupaten Lebak

dokumentasi Humas Kemenkumham Banten
Tim Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Banten mendatangi tiga perusahaan di Kabupaten Lebak, Rabu (24/8/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Tim Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Banten mendatangi tiga perusahaan di Kabupaten Lebak, Rabu (24/8/2022).

Tiga perusahaan itu adalah PT SLF, PT DTI, dan PT GMT.

Kedatangan tim untuk melakukan pengawasan tenaga kerja asing (TKA) sesuai amanat UU No 6 Tahun 2011.

Baca juga: Berantas Gatal-gatal di Rutan Pandeglang, Kemenkumham Banten-FK UI Beri Tips Cegah Penyakit Skabies

PT SLF memiliki total 400 karyawan warga negara Indonesia (WNI) dan lima warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan.

TKA itu menjabat sebagai quality control advisor, mechanical engineer, dan marketing advisor.

Lima WNA karyawan perusahaan produksi pintu panel dengan 80 persen penjualan ke Korea dan Timur Tengah itu tinggal di mes sekitar pabrik.

Di PT DTI, ada empat TKA asal Korea Selatan yang menjabat sebagai direktur, product manager, quality control manager, dan victory manager.

Perusahaan yang masuk dalam penanaman modal asing (PMA) ini bergerak dalam pembuatan tali sepatu untuk menyuplai produk ternama.

Di PT GMT, ada dua TKA asal Korea Selatan, satu orang dengan izin tinggal tetap sebagai komisaris dan satu orang dengan izin tinggal terbatas sebagai direktur.

Baca juga: Balitbang Kemenkumham Gelar FGD, Berangkat dari Pertanyaan Sudah Layak Anakkah LPKA di Indonesia?

Perusahaan subcon produk upper dan unsole ini memiliki 400 karyawan WNI.

Kasubbid Intelijen Arfa Yudha Indriawan mengatakan dalam melaksanakan pengawasan, pihaknya juga menyosialisasikan peraturan keimigrasian.

Satu di antaranya tentang pengurusan izin orang asing yang lebih baik mengurus langsung melalui HRD sebagai penjamin.

"Kami sudah melakukan pengecekan secara detail dan sesuai prosedur," ucap ketua Tim Pengawasan ini.

Menurut dia, tidak terdapat pelanggaran yang dilakukan tiga perusahaan di Kabupaten Lebak.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved