Breaking News:

Rugi Rp 200 Miliar, PT. Vidio Dot Com Polisikan Oknum Pembajakan dan Pencatutan Logo Tanpa Izin

PT. Video Dot Com melaporkan dugaan tindak pidana pembajakan dan pencatutan logo Vidio tanpa izin dan dikomersilkan secara ilegal ke Polda Banten.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
Ahmad Tajudin/TribunBanten.com
PT. Video Dot Com melaporkan dugaan tindak pidana pembajakan dan pencatutan logo Vidio tanpa izin dan dikomersilkan secara ilegal ke Polda Banten. 

Adapun kronologinya, yaitu dimulai pada sekitar tanggal 13 Juli 2022.

Pada saat itu, pihak Vidio mengetahui adanya pembajakan logo tersebut ketika tim sedang melakukan monitoring di beberapa sosial media.

Tim menemukan adanya kegiatan jual beli alat Set Top Box, yang mana di dalam produknya terdapat logo Vidio.

Baca juga: VIDEO: Sopir Angkot di Lebak Banten Mogok Gegara Kenaikan Harga BBM

"Ternyata di dalam produk tersebut ada logo kami yang dipakai tanpa hak dan tanpa izin. Bahkan di dalam STB nya juga telah tertanam aplikasi kami, yang tidak ada izinnya sama sekali," katanya.

Harga yang ditawarkan untuk setiap satu STB dibandrol dengan harga Rp 250 ribu sampai dengan Rp 400 ribu per STB.

Berdasarkan pengamatannya, sebanyak 3.000 lebih STB telah diperjual belikan di wilayah Jabodetabek termasuk Banten.

Atas hal itu, pihaknya berharap agar siapapun yang menjual STB agar tidak mencatut nama Vidio tanpa izin.

"Harapannya dengan adanya laporan ini, bagi yang sudah melakukan pencatutan nama juga pun langsung berhenti dan tidak melakukan lagi," katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga membenarkan informasi tersebut.

"Benar, ada LP masuk ke SPKT Polda Banten melaporkan terkait adanya perkara dugaan tindak pidana merk dan indikasi geografis dan/atau dugaan tindak pidana hak cipta dan/atau dugaan tindak pidana UU ITE," ungkapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved