Breaking News:

Edarkan Tramadol dan Hexymer di Kabupaten Serang, Pria Asal Aceh Ditangkap Polisi

Pria asal Aceh ditangkap Polres Serang lantaran mengedarkan pil koplo jenis tramadol dan hexymer pada Senin (19/9/2022).

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
Dok/Polres Serang
Pria asal Aceh ditangkap Polres Serang lantaran mengedarkan pil koplo jenis tramadol dan hexymer pada Senin (19/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - HR, pria asal Kabupaten Bireuen, Aceh digelandang ke Mapolres Serang pada Senin (19/9/2022).

Pria berusia 34 tahun ini ditangkap jajaran Polres Serang saat hendak mengedarkan obat-obatan pil koplo jenis tramadol dan hexymer.

Pada saat penangkapan tersangka HR, Satresnarkoba Polres Serang berhasil menyita 930 butir obat jenis tramadol dan hexymer.

Baca juga: Edarkan Sabu, Warga Bandar Lampung Ditangkap Satres Narkoba Polres Serang

Kasat Narkoba Polres Serang AKP Michael K Tendayu mengungkapkan, pelaku ditangkap saat hendak bertransaksi di pinggir jalan Otonom Situterate, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

"Hasil pemeriksaan, tersangka HR mengakui jika obat-obatan terlarang tersebut adalah miliknya dan biasa diedarkan di wilayah Kabupaten Serang," katanya melalui pesan WhatsApp (23/9/2022).

Selain itu, tersangka juga mengaku jika barang tersebut ia beli dari seseorang dari wilayah Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang berinisial R yang saat ini masih dalam pengembangan (DPO).

HR mengaku terpaksa berjualan narkoba guna menambah pemasukan sehari-hari, lantaran dirinya hanya bekerja serabutan dengan pendapatan tidak pasti.

Sementara itu, untuk barang bukti berhasil diamankan, diantaranya 400 butir obat jenis Hexymer, 530 jenis Tramadol, satu unit handphone dan satu unit kendaraan bermotor honda scoopy.

"Tersangka dan barang bukti kini diamankan di Mapolres Serang, guna melakukan pengembangan lebih lanjut," katanya.

Baca juga: Remaja 17 Tahun di Cilegon Jadi Pengedar Narkoba, Sudah 2 Kali Dipenjara, Kini Terancam Hukuman Mati

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka HR, dijerat dengan pasal 197 jo pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved