Bersiap Hadapi Gempuran AI, Stafsus Presiden: Generasi Muda Harus Miliki Kemampuan Literasi Digital

Generasi muda harus dibekali kemampuan literasi digital dan pemanfaatan teknologi untuk menghadapi gempuran Artificial Intelligence.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Ilustrasi Teknologi Informasi. Kordinator Staf Khusus Presiden Indonesia, A.A Ari Dwipayana mengatakan generasi muda harus dibekali kemampuan literasi digital dan pemanfaatan teknologi untuk menghadapi gempuran Artificial Intelligence. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kordinator Staf Khusus Presiden Indonesia, A.A Ari Dwipayana mengatakan generasi muda harus dibekali kemampuan literasi digital dan pemanfaatan teknologi untuk menghadapi gempuran Artificial Intelligence.

"Di tengah gempuran teknologi AI, bekali dengan kemampuan literasi digital dan pemanfaatan teknologi," kata dia.

Pernyataan itu disampaikan saat menerima Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Senin, (16/10/2023).

Baca juga: Seluruh Pelayanan Kepegawaian di Kabupaten Serang Kini Sudah Berbasis Digital

Dia menilai, kemajuan teknologi hari ini bagai dua mata pisau.

"Banyak dampak positifnya tapi juga tidak sedikit potensi penyalahgunaanya yang kemudian akan memberikan dampak negatif bagi perkembangan SDM kita," ujarnya

Kata dia, dampak teknologi juga berdampak pada kesehatan mental generasi muda saat ini.

Sehingga, kata dia, penting juga adanya edukasi dan penguatan mental generasi muda.

Dia menjelaskan, teknologi yang semakin cangggih pengaruhnya sangat besar terhadap kesehatan mental generasi muda.

"Sehingga penting juga untuk diimbangi dengan edukasi untuk tetap menjaga kesehatan mental generasi bangsa" tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut Ketua Umum PP KMHDI, I Wayan Darmawan, menyampaikan beberapa program kerja prioritas selama dua tahun ke depan.

Salah satunya terkait pengembangan Lembaga Pendidikan sebagai wadah peningkatkan SDM Hindu menghadapi tantangan terkini.

Baca juga: Berita Hoaks Jadi Penyebab Polarisasi, Ketua Bawaslu Akui Tak Terhindarkan di Masa Digital

Lembaga Pendidikan yang akan dikembangkan kami proyeksikan dapat memberikan pendampingan kepada mahasiswa Hindu.

"Misalnya persiapan beasiswa, monitoring pasca study dan persoalan lainnya terkait peningkatan SDM Hindu," tambahnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved