Tingkat Penurunan Stunting Kota Serang Rendah, Ini Kata Pengamat

Pengamat Hukum Tata Negara (HTN), Yhannu Setyawan, memberi nilai 'D' kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Serang, Yedi Rahmat, selama memimpin wilayah

|
Penulis: Ade Feri | Editor: Glery Lazuardi
Engkos Kosasih
Pj Wali Kota Serang, Yedi Rahmat 

Untuk diketahui, Yedi Rahmat, resmi dilantik sebagai Pj Wali Kota Serang pada 5 Desember 2023. 

Dia akan menjabat sebagai kepala daerah, hingga pelantikan wali kota hasil Pilkada 2024 dilantik, yaitu pada Januari 2025.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari PJ Wali Kota Serang, Yedi Rahmat.

Baca juga: Orang Miskin di Banten Disebut Turun, Tapi Masih Ada Hampir 800 Ribu Orang Hidup di Garis Kemiskinan

Angka Kemiskinan di Kota Serang Meningkat

Kota Serang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2007, yang ditetapkan pada 10 Agustus.

Hal tersebut dijadikan rujukan, untuk menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2008 tentang hari jadi Kota Serang.

Dengan begitu, pada hari ini, Sabtu 10 Agustus 2024, Kota Serang telah berusia 17 tahun.

Ungkapan tersebut, disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Serang, Yedi Rahmat, dalam acara sidang paripurna di Kantor DPRD, Sabtu, (10/8/2024).

Yedi juga mengungkapkan, jumlah penduduk miskin Kota Serang saat ini telah meningkat.

Terutama jika dilihat pada tahun 2022, penduduk miskin persentase nya 5,94 persen. Sedangkan Tahun 2023 meningkat jadi 6,20 persen.

Yedi menyebut, hal itu karena masih minimnya lapangan pekerjaan.

"Terutama anak-anak yang baru selesai sekolah menengah atas," jelasnya.

Untuk itu, Pemkot Serang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

"Karena investasi pada sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang," kata Yedi.

Selain itu, Yedi mengaku, pemerintah juga akan memberikan perhatian pada sektor kesehatan.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved