Kisah Salinah, Lansia asal Pamarayan Serang Gagal Umrah, Tabungan Hasil Tani Raib Ditipu Muthawif
Dalam kasusnya, Salinah tak sendiri. Anaknya Sanimah (49 tahun) dan menantunya Sanusi (54 tahun) juga menjadi korban penipuan umrah
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Wawan Perdana
Mereka diantar oleh keluarga besar korban dan sampai Bandara pukul 10.00 WIB, lantaran korban dijanjikan berangkat pada pukul 18.00 WIB.
Sebelum berangkat, keluarga korban sudah merasakan ada beberapa kejanggalan dan kecurigaan.
Mulai dari tiket dan visa yang tak kunjung ditunjukkan ke keluarga, tidak boleh membawa identitas KTP, hingga paspor korban dipegang pelaku.
Namun dikarenakan korban yang saat itu percaya penuh kepada pelaku, karena pelaku dikenal sebagai tokoh agama dengan latar belakang keluarga yang terpandang.
Akhirnya korban dan keluarga korban saat itu mencoba tetap mempercayai pelaku.
Berdasarkan pengakuan korban, pada saat detik-detik menuju jadwal pemberangkatan. Pelaku mengajak korban untuk berjalan menuju lokasi penerbangan dan berpamitan ke keluarga seolah pesawatnya akan segera terbang.
Setelah keluarga besar pulang, korban ternyata belum juga berangkat ke Tanah Suci melainkan diajak ke hotel.
"Saya enggak terbang sampai jam 18.30 WIB masih di Bandara. Saya, suami, dan ibu saya belum juga masuk pesawat, karena pelaku beralasan bahwa visa belum kunjung terbit," kata Sanimah.
Saat itu, korban Sani mengaku dilarang mengisi kuota internet di handphone, sehingga korban tak bisa menghubungi keluarga.
Korban yang sempat bertanya-tanya, kenapa tidak jadi berangkat dan malah menginap di hotel.
Merasa ada yang tidak beres, karena pada Senin (9/2/2026) visa tak kunjung terbit hingga pukul 17.00 WIB.
Korban akhirnya meminta bantuan seseorang yang ada di dekat hotel untuk meminta hotspot jaringan internet.
"Saya inisiatif memberitahu anak saya bahwa saya tidak berangkat ke Tanah Suci, kita diminta menginap di hotel," Katanya.
Setelah memberitahu peristiwa tersebut kepada keluarga di rumah, pihak keluarga akhirnya menyimpulkan bahwa ada yang tidak beres dan memastikan korban telah ditipu.
Pada Senin, (9/2/2025) sore pihak keluarga langsung mendatangi hotel tempat korban menginap.
| 214 Calon Haji Tangerang Banten Batal Berangkat 2026, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Jadi Korban Dugaan Penipuan Kerjasama Percepatan Umroh, Anisa Bahar Lapor ke Polres Tangsel |
|
|---|
| Aldi Taher Tolak Tawaran Umrah Gratis, Ingat Guru Ngajinya yang Jadi Marbot Masjid |
|
|---|
| Suami yang Tewas Dibunuh Istri Dikenal Sosok Pengusaha yang Ramah, Baru 4 Tahun Tinggal di Tigaraksa |
|
|---|
| Istri Bunuh Suami di Tigaraksa Tangerang, Tetangga Sebut Pelaku Jarang Keluar dan Bergaul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Salinah-Gagal-Berangkat-Umrah-Penipuan-asda.jpg)