Pemkot Serang Minta BKN Percepat Profiling ASN, Baru 1.152 dari 9.000 Pegawai
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang meminta Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk kembali melakukan percepatan profiling Aparatur Sipil Negara (ASN).
Penulis: Muhamad Rifky Juliana | Editor: Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang meminta Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk kembali melakukan percepatan profiling Aparatur Sipil Negara (ASN).
Saat ini ASN Kota Serang yang baru profiling baru 1.152 dari jumlah sebanyak 9 ribu lebih pegawai.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Murni usai acara sosialisasi dan pendampingan percepatan digitalisasi arsip kepegawaian yang digelar di aula Setda lantai 1, Rabu (4/2/2026).
"Kami meminta kepada pusat untuk mendukung proses percepatan ini melalui profiling ASN kembali terhadap yang belum, karena kami baru 1.152 yang sudah kami lakukan profiling di tahun 2025. Baru 1.152 dari 9.000 sekian," ujarnya.
Menanggapi itu, Wakil Kepala BKN Suharmen menyampaikan permintaan tersebut dapat dilakukan setelah digitalisasi arsip kepegawaian selesai.
Baca juga: Pemkot Serang Jadi Pionir Manajemen Talenta ASN di Banten, Arsip Kepegawaian Kini Sudah Digital
Ia menjelaskan pelaksanaan profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Serang dilakukan secara bertahap dan berbasis prioritas.
Hal ini sejalan dengan penerapan manajemen talenta ASN dalam pengelolaan sumber daya manusia aparatur.
Menurut Suharmen, tahap awal profiling difokuskan pada ASN yang akan mengisi jabatan-jabatan strategis di level lebih tinggi.
Mereka adalah kandidat yang berpotensi dipromosikan ke jabatan eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.
"Yang saat ini menduduki jabatan sebagai fungsional madya, ataupun yang saat ini sedang menduduki jabatan sebagai pejabat administrator atau eselon 3. Inilah orang-orang yang kemudian kita profil terlebih dahulu, karena akan mengisi jabatan yang lebih tinggi," ucapnya.
Kemudian prioritas berikutnya adalah ASN yang berpotensi mengisi jabatan eselon III, seperti camat, kepala bidang dan sekretaris organisasi perangkat daerah (OPD).
"Siapa yang berpotensi untuk mengisi jabatan itu? Mereka-mereka yang saat ini menduduki jabatan sebagai pejabat fungsional muda, ataupun mereka yang saat ini menduduki jabatan eselon 4 atau kepala seksi, jabatan pengawas," jelas Suharmen.
Baca juga: BREAKING NEWS: Menteri LH Sidak Pabrik Kimia PT Vopak, Pasca Adanya Kepulan Asap Kuning di Cilegon
Ia mengungkapkan pengelompokan tersebut dilakukan karena dalam manajemen talenta, prioritas utama adalah melakukan talent pulling, yakni menyiapkan dan menarik talenta terbaik untuk mengisi jabatan yang dibutuhkan OPD.
"Tetapi manajemen talenta itu kan bukan hanya untuk di dalam mencari pengisian jabatan, dia juga digunakan untuk pengembangan kompetensi dari ASN," katanya.
Atas dasar tersebut, seluruh ASN Kota Serang perlu dilakukan profiling agar pemerintah daerah dapat mengetahui kelebihan, kekurangan, serta kompetensi apa saja yang masih perlu ditingkatkan.
"Itu tahap berikutnya yang akan kita lakukan profiling terhadap ASN-ASN di luar tahap 1 yang sudah dilakukan," pungkas Suharmen.
| Daftar Jenis Pelanggaran ASN Tangsel yang ditemukan BKPSDM, Selama Pelaksanaan WFH Setap Hari Jumat |
|
|---|
| BKPSDM Serahkan Nasib ASN Ahmad Mursidi ke Inspektorat, DPRD Pandeglang Minta OPD Sakit Dievaluasi |
|
|---|
| Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Pandeglang Datangi DPRD, Minta Keadilan dan Tanggung Jawab |
|
|---|
| Pemkot Tangsel Optimistis WFA Hemat BBM, Meski Absensi ASN Masih Bermasalah |
|
|---|
| Pemkot Tangsel Temukan ASN Bermasalah saat WFH, Ada yang Klaim Dinas Luar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Kepala-BKPSDM-Kota-Serang-Murni-saat-diwawancarai-di-Puspemkot-Serang-Rabu-422026.jpg)