Masa Kerja Berakhir, Dewas Curhat soal Kondisi PDAM Lebak: Tak Pernah Untung hingga Terancam Kolaps
Masa kerja ketua dewan pengawas (dewas) dan direksi perusahaan daerah air minum (PDAM) Kabupaten Lebak, hari ini akan berkahir, Minggu (21/9/2025).
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Misbahudin
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Masa kerja ketua dewan pengawas (Dewas) dan direksi perusahaan daerah air minum (PDAM) Kabupaten Lebak, akan berakhir hari ini, Minggu (21/9/2025).
Demikian itu disampaikan langsung, Khoirul Umam selaku dewas merangkap penjabat sementara (Pjs) PDAM Lebak.
Khairul Umam menjabat sebagai direksi PDAM Lebak sejak dua tahun terakhir, setalah Plt direksi sebelumnya mengundurkan diri.
Namun, diakhir masa kerjanya, Khoirul Umam menceritakan bagaimana kondisi PDAM sejak pertama berdiri hingga hari ini.
Baca juga: Jabatan Pimpinan PDAM Lebak Terancam Kosong, Pasca Masa Kerja Dewas dan Direksi Berakhir Hari Ini
Berdirinya PDAM Lebak
PDAM Lebak berdiri sejak tahun 1988, diperkuat dengan diterbitkannya Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lebak, Nomor 33 Tahun 2001 tentang Pembentukan dan Kepengurusan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
PDAM Lebak tidak pernah untung
Khairul Umam mengatakan, sejak pertama PDAM berdiri tidak pernah mendapatkan keuntungan, namun sebaliknya yang ada hanya kerugian.
Sebab, perusahaan milik pemerintah daerah (Pemda) tidak difokuskan sepenuhnya pada bisnis atau keuntungan.
Akan tapi sebagian besar membantu kesenjangan sosial, dalam hal ini kecukupan suplai air bersih bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
"Jadi tidak pernah untung, yang ada malah selalu merugi," katanya, kepada TribunBanten.com.
Umam menjelaskan, PDAM Lebak tidak mendapatkan keuntungan lantaran biaya produksi dengan penjual tidak seimbang.
Berdasarkan harga patokan produksi (HPP) 1.000 liter air Rp6.900, sedangkan harga jual hanya Rp2.040 perak.
"Artinya mau bagaimana mau untung, toh harga produksi dan penjualan nya pun selisihnya sangat jauh," jelasnya.
| Hujan Deras Picu Longsor di Lebak: Lahan Persawahan Tertimbun, Warga Mulai Was-was |
|
|---|
| Polres Lebak Benarkan Terkait Video Viral Kasus Dugaan Asusila Sesama Jenis di Wanasalam |
|
|---|
| Populasi Ikan Sapu-Sapu Mengganas di Lebak, Ancam Kepunahan Ikan Lokal |
|
|---|
| Seba Baduy 2026 Dongkrak Ekonomi Lebak, Perputaran Uang Capai Rp400 Juta |
|
|---|
| Disbudpar Lebak Sambut Layanan QRISTAP Tarif Rp1 Serang-Ciboleger, Wisata Baduy Diprediksi Meningkat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/PDAM-LEBAK-DEWAS.jpg)