Ketua DPRD Lebak Desak Perusahaan dan Polisi Transparan, Ungkap Kematian Pekerja di Pabrik Semen

Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari, menanggapi terkait adanya pekerja PT Cemindo Gemilang atau pabrik semen merah putih di Kecamatan Bayah

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TribunBanten.com/Misbahudin
KECELAKAAN KERJA - Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari saat ditemui di Rangkasbitung, Jumat (10/10/2025). 

Pada saat ditanya apakah sudah mendapatkan keterangan dari pihak kepolisian? 

Dadan menegaskan, belum mendapat keterangan dari pihak kepolisian dan juga perusahaan. 

"Belum juga kang, saya sedang ada kegiatan di Provinsi," tegasnya. 

Dadan mengaku akan mengkonfirmasi pihak perusahaan dan kepolisian terkait insiden tersebut. 

"Mungkin besok saya konfirmasi ke pihak perusahaan, dan kepolisian," tutupnya. 

Baca juga: Pekerja Pabrik Semen Tewas Tergiling Mesin Produksi, Disnaker Lebak Lempar Kewenangan K3 ke Provinsi

Tanggapan Disnaker Lebak 

Sekertaris Disnaker Lebak, Rully Chaeruliyanto, mengatakan bahwa peristiwa tersebut masuk kategori kecelakan kerja. 

Kendati demikian, penindakan terhadap aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bukan menjadi kewenangan Disnaker Lebak, melainkan pengawasan dari Disnaker Provinsi Banten. 

"Iya masuk kecelakaan kerja itu, cuma soal K3 bukan kewenangan kami, tapi Disnaker Provinsi," katanya dalam sambungan telepon, Selasa (7/4/2026). 

Rully mengungkapkan, Disnaker Lebak hanya memiliki tugas pembinaan setelah adanya rekomendasi dari pengawas Disnaker Provinsi. 

"Kita hanya bersifat pembinaan, itupun kalau ada rekomendasi dari pengawas Disnaker Provinsi," ujarnya. 

"Paling kita nunggu informasi dari pengawas Disnaker," tambahnya. 

Pada saat ditanya, apakah sering adanya kecelakan kerja di PT Cemindo Gemilang. Rully mengaku tidak mengetahui.

"Tidak tahu, paling tanya ke pengawas Disnaker aja," tandasnya. 

Tanggapan Polsek Bayah 

Saat dikonfirmasi pada Selasa (7/4/2026) Polsek Bayah, AKP Asep Mulyadi, membenarkan terkait informasi tersebut. 

"Iya benar," ujarnya dalam sambungan telepon. 

Asep mengaku, bahwa pihaknya tengah melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan. 

"Lagi dikonfirmasi dulu ke sana. Nanti kalau sudah jelas kita konfirmasi lagi," ujarnya. 

 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved