Guru MTs di Pandeglang Diduga Dipukul Relawan MBG, Ini Penjelasan Terduga Pelaku

Guru MTs berinisial S di Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, diduga menjadi korban pemukulan saat berada di sekolah

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
CT: Ashabur Rizky
ILUSTRASI Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial S (34) di Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, diduga menjadi korban pemukulan saat berada di lingkungan sekolah. 

"Saya tidak pernah mengancam S. Adapun sekarang ini kasusnya sedang ditangani pihak Polsek Patia," ucapnya.

M juga menegaskan, adiknya bukan relawan SPPG dari Pagelaran. Namun, pada saat kejadian, adiknya hanya membantu temannya mendistribusikan paket MBG.

"Statusnya bukan relawan SPPG, adik saya itu. Tapi pada hari kejadian, adik saya sedang membantu temannya penyaluran MBG di sekolah MTs itu," katanya.

Sementara itu, lanjut M, yang bekerja di dapur SPPG program MBG adalah S karena berstatus sebagai PIC dapur SPPG di Desa Surianeun.

"S itu PIC dapur SPPG di Desa Surianeun. Namun saat ini SPPG itu disuspend oleh pihak BGN," pungkasnya.

Kronologi Kejadian

Korban mengaku, awal mula kejadian bermula saat dirinya membuat unggahan di media sosial Facebook.

Dalam unggahan tersebut, korban menuliskan kalimat berbahasa Sunda yang berbunyi, 'Mana iye nu edan, ja ges dihuapan mah cageur,” yang berarti 'Mana yang gila, kalau sudah disuapi sembuh'.

Tak lama kemudian, seorang pria berinisial M mendatangi korban ke sekolah saat mengantar program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Korban mengatakan, M langsung menghampiri dirinya sambil menarik baju dan menanyakan soal unggahan di media sosial tersebut.

"Nah M itu menghampiri saya, katanya, ‘Ngapain kamu bikin status, nyindir saya ya?’ Saya jawab, ‘Ih saya enggak tahu, ada nama kamu enggak di status itu," kata korban dalam sambungan telepon, Senin (11/5/2026). 

Korban mengaku sempat terjadi cekcok antara dirinya dengan M.

"Saya jawab lagi, malah kamu yang nyindir saya di status. Sempat cekcok sama dia," sambungnya.

Namun, saat cekcok berlangsung, teman M yang berinisial U diduga langsung memukul korban dari arah belakang hingga mengenai bagian kepala dekat telinga.

"Jadi yang mukul itu tidak tahu apa-apa. Saya dipukul sampai terperosok sekitar dua meter. Baju juga jadi kotor," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved