Guru MTs di Pandeglang Diduga Dipukul Relawan MBG, Ini Penjelasan Terduga Pelaku

Guru MTs berinisial S di Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, diduga menjadi korban pemukulan saat berada di sekolah

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
CT: Ashabur Rizky
ILUSTRASI Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial S (34) di Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, diduga menjadi korban pemukulan saat berada di lingkungan sekolah. 

Korban Diancam Dibunuh

Korban mengaku, setelah pemukulan terjadi, pelaku berinisial U juga sempat mengancam akan membunuh dirinya apabila melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

"Saya diancam, ‘Awas kalau lapor ke polisi, saya akan bunuh," katanya.

Saat kejadian berlangsung, korban mengaku sedang mengenakan seragam mengajar, sedangkan pelaku dan rekannya memakai pakaian relawan SPPG saat mengantar MBG.

"Saya pakai seragam mengajar karena mau ngajar. Mereka pakai baju relawan MBG, posisinya lagi nganter MBG," ujarnya.

Korban menyebut, para pelaku merupakan relawan MBG yang bertugas di Kecamatan Pagelaran.

"Dapurnya di Pagelaran, di belakang rumah anggota DPRD berinisial U," katanya.

Korban Lapor ke Polisi

Korban mengaku telah melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polsek Patia.

"Sudah lapor ke Polsek Patia. Bahkan saya juga sudah visum ke Rumah Sakit Labuan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved