Breaking News:

Virus Corona di Banten

Warga Tangerang Selatan Dapat Fasilitas Tes Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Pemerintah Kota Tangerang Selatan memfasilitasi warga untuk melakukan pemeriksaan coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Editor: Glery Lazuardi
Istimewa
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menyampaikan informasi terkini penanganan virus corona di wilayahnya. 

TRIBUNBANTEN, TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan memfasilitasi warga untuk melakukan pemeriksaan coronavirus disease 2019 ( Covid-19).

Wali Kota Tangerang Selatan ( Tangsel), Airin Rachmi Diany, mengatakan pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan secara gratis.

"Alhamdulillah Tangsel sudah mempunyai PCR sendiri, di rumah sakit sekarang sudah ada di Labkesda juga sekarang sudah ada," kata Airin, kepada awak media, saat berbicara tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di Kantor Pemkot Tangsel, Ciputat, Selasa (25/8/2020).

Dua Pegawai Pengadilan Negeri Serang Kaget Dinyatakan Positif Covid-19

Airin mempersilakan warga untuk swab test atau rapid test secara gratis di Rumah Sakit Umum (RSU) Tangsel, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) atau puskesmas.

Dia menjelaskan, swab test dan rapid test masih menjadi indikator dalam mendeteksi Covid-19.

Pada saat ini, Pemerintah Kota Tangsel sudah memiliki alat polymerase chain reaction (PCR).

Update 24 Agustus: Bertambah 1.877 Orang, Kini Sudah 155.412 Orang Terpapar Covid-19

Apa syaratnya?

"Bagi yang rapid bisa datang ke Puskesmas bagi yang ber-KTP Tangsel enggak usah bayar. Rapid maupun swab, silakan datang ke Labkesda, sudah keluar izinnya dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten," ujar Airin.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Deden Deni, mengatakan, tes Covid-19 di Pemkot Tangsel secara gratis sudah dilakukan sejak lama.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany (tengah) seusai menjalani ibadah salat Idul Adha di Masjid Al-Itishom, Ciputat, Tangerang Selatan.
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany (tengah) seusai menjalani ibadah salat Idul Adha di Masjid Al-Itishom, Ciputat, Tangerang Selatan. (Warta Kota/Rizki Amana)

Menurut Deden Deni, khusus swab test, warga Tangsel tiak bisa sembarangan memintanya, harus ada alasan yang kuat terutama terkait risiko penularan.

"Kalau swab kan enggak sembarangan. Maksudnya harus ada alasannya untuk swab. Ada kontak, hasil tracking, atau dia berisiko misalnya ada keluhan," ujar Deden saat dihubungi Selasa.

Angka Perceraian Meningkat Saat Covid-19, PA Soreang Sidang 246 Perkara, Bagaimana Situasi Banten?

Selama ini, sejak kemunculan Covid-19, Deden mengatakan, pihaknya sudah melakukan tes swab kepada 17.000 orang.

Jumlah tersebut mendekati 1% dari jumlah penduduk wilayah satelit ibu kota itu.

9 Orang di Tangerang Tertular Covid-19 Setelah Cium Tangan Tokoh Sepuh, Wali Kota Minta Hindari Ini

"Di Pusķesmas, di RSU, di Labkesda. Kita sudah hampir 17 ribu yang swab. Ya hampir 1% dari jumlah penduduk," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Dinas Kesehatan Tangerang Selatan Klaim Sudah Tes Swab 17.000 Orang Secara Gratis

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved