Breaking News:

Virus Corona

Penyintas Covid-19 Minta Denda Pelanggaran PSBB Diperbesar, Berikut Alasannya

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menerapkan sanksi denda bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah itu.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Pasien Covid-19 di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Selasa (25/8/2020). 

TRIBUNBANTEN, TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan menerapkan sanksi denda bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah itu.

Salah satu sanksi adalah, denda Rp 50 ribu bagi setiap orang yang tidak memakai masker.

Sejumlah penyintas coronavirus disease 2019 (Covid-19) mendukung penerapan sanksi tersebut.

Rudi, warga Tangsel meminta jumlah besaran denda ditambah.

Angka Covid-19 di Lebak Melonjak, Bayi Usia 7 Bulan Turut Terpapar

Cara Kabupaten dan Kota Tangerang Tangani Covid-19, Libatkan Aparat Hingga Bakal Terapkan Jam Malam

Menurut dia, pelanggar protokol kesehatan perlu dihukum lebih tegas agar tidak berani mengulangi.

Rudi merasakan deritanya mengalami gejala Covid-19, hingga harus dirawat dan dikarantina, dan berharap tidak ada lagi yang tertular.

"Kalau bisa ditambahin denda biar warga lebih aware sih. Karena masih banyak banget yang enggak pakai masker, ngobrol enggak pakai jarak. Kita yang di sini merasakan itu," ujar Rudi, yang sempat masuk rumah sakit dan dikarantina di RLC selama 20 hari, kepada TribunJakarta.com, Senin (31/8/2020).

Hal senada disampaikan Aprianto, penyintas Covid-19 lainnya yang juga sempat dikarantina di RLC.

Menurutnya, saat ini masyarakat banyak yang mulai cuek terhadap virus corona.

Setelah lonjakan tinggi jumlah kasus Covid-19 pada Maret dan April 2020, masyarakat mulai lengah.

Halaman
123
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved